Pemprov Bali Akhirnya Laporkan Dugaan Penipuan CPNS ke Polda Bali

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali dalam hal ini Badan Kepegawaian Daerah akhirnya melaporkan dugaan penipuan perekrutan calon pegawai negeri sipil

Pemprov Bali Akhirnya Laporkan Dugaan Penipuan CPNS ke Polda Bali
Tribun Bali / I Wayan Sui Suadnyana
Kepala BKD Provinsi Bali, Ketut Lihadnyana menunjukkan barang bukti dugaan penipuan CPNS saat ditemui di kantornya, Senin (1/4/2019) pagi 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali dalam hal ini Badan Kepegawaian Daerah (BKD) akhirnya melaporkan dugaan penipuan perekrutan calon pegawai negeri sipil (CPNS) ke Kepolisian Daerah (Polda) Bali.

Kepala Bidang Humas Polda Bali, Kombes Pol Hengky Widjaja mengatakan, sentra pelayanan kepolisian terpadu (SPKT) Polda Bali telah menerima laporan dari Kepala BKD Provinsi Bali Ketut Lihadnyana mengenai tindak pidana pemalsuan surat sesuai dengan pasal 263 KUHP.

Semua itu berawal dari Senin (25/3/2019) pukul 08.00 Wita sebanyak 48 orang lengkap dengan seragam resmi atasan putih bawahan hitam datang ke kantor BKD Provinsi Bali.

Kedatangan mereka lengkap dengan membawa surat pemanggilan CPNS dan kartu tanda pengenal yang sudah disertai nomor induk pegawai (NIP).

Baca: Ambulans sedang Angkut Jenazah Terlibat Kecelakaan, Awal Satu Jenazah jadi Dua Jenazah

Baca: BREAKING NEWS! 10 Petani di Mendoyo Tersambar Petir Saat Panen, Dua Dikabarkan Meninggal Dunia

Tiga orang di antaranya menghadap ke staf Subbidang Pengadaan dan Pemberhentian di Kantor BKD Provinsi Bali yang diterima oleh Ida Bagus Putra Adnyana.

Mereka mengatakan kedatangannya terkait dengan surat pemanggilan sebagai CPNS.

Berdasarkan informasi tersebut, selanjutnya staf atas nama Ida Bagus Putra Adnyana melaporkan kepada atasan yang bernama I Made Ady Mastika selaku Kepala bidang Pengadaan dan Pemberhentian.

"Setelah dikumpulkan selanjutnya ditanya kepada setiap orang yang datang tersebut, namun tidak ada yang memberikan informasi terkait siapa yang menyuruh datang dan memberikan surat tersebut. Kemudian staf BKD Provinsi Bali memberi penjelasan bahwa tidak pernah memanggil atau mengeluarkan surat tersebut," kata Hengky.

Atas Keadian tersebut, Kepala BKD Provinsi Bali Ketut Lihadanyana melapor ke SPKT Polda Bali dengan membawa barang bukti berupa 48 surat fotocopy surat pengantar pemanggilan peserta CPNS Provinsi Bali.

Halaman
1234
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved