Bawaslu Kesulitan Cari Pengawas TPS, Denpasar Kurang 400 Orang, Persyaratan Umur Jadi Kendala

Ketua Bawaslu Bali, Ketut Ariyani mengaku sedang dipusingkan dengan perekrutan pengawas TPS (PTPS) untuk 12.384 TPS se-Bali

Bawaslu Kesulitan Cari Pengawas TPS, Denpasar Kurang 400 Orang, Persyaratan Umur Jadi Kendala
Tribun Bali/Putu Supartika
Persiapan distribusi logistik Pemilu 2019 oleh KPU Denpasar di Gudang Logistik Kantor Pos Jalan Tantular, Denpasar, Sabtu (6/4/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dua belas hari menjelang coblosan Pemilu 2019, berbagai persiapan dilakukan oleh para penyelenggara Pemilu 2019, termasuk Bawaslu Bali.

Namun banyak kesulitan dihadapi.

Ketua Bawaslu Bali, Ketut Ariyani mengaku sedang dipusingkan dengan perekrutan pengawas TPS (PTPS) untuk 12.384 TPS se-Bali.

"Kita saat ini sedang lakukan perekrutan itu," ucap dia di Denpasar, Jumat (5/4/2019).

Kata dia, ada dua daerah yang mendapat kesulitan dalam melakukan perekrutan.

Yakni Kota Denpasar dan Kabupaten Badung.

"Kita agak sulit memang di Denpasar dan Badung," katanya.

Baca: Penerapan Si Jebol Hari Pertama, 28 Orang Lakukan Perekaman E-KTP

Baca: DTW Ulun Danu Beratan Bangun The Bloom Garden, Siap Beroperasi untuk Publik Juni 2019

Untuk Denpasar, lanjut mantan Ketua Panwas Buleleng ini, kekurangan hampir 400 orang Pengawas TPS.

Sedangkan untuk Badung, kekurangan sebanyak 150-an orang.

Padahal, tugas pengawas TPS sangat penting di coblosan.

Halaman
12
Penulis: Ragil Armando
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved