Hari Senin Penangguhan Penahanan Sudikerta Diajukan, Kuasa Hukum Beberkan Alasan Kesehatan Klien

Advokat I Wayan Sumardika, berencana akan kembali melayangkan ajuan surat penangguhan penahanan terhadap kliennya, Senin (8/4/2019), mendatang.

Hari Senin Penangguhan Penahanan Sudikerta Diajukan, Kuasa Hukum Beberkan Alasan Kesehatan Klien
Tribun Bali/Busrah Syam Ardan
Tim Penasehat Hukum Sudikerta yang baru, Advokat I Wayan Sumardika dan Gede Astawa saat dimintai keterangan oleh tribun-bali.com di rumah pemenangan Sudikerta, Sabtu (6/4/2019).  

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Usai ditangkap di Bandara Ngurah Rai, Kamis (4/4/2019) lalu, Mantan Wakil Gubernur Bali, Ketut Sudikerta, kini tengah menjalani penahanan di Rutan Mapolda Bali.

Namun, selama masa penahanan ini, tim penasehat hukum Sudikerta yang baru yakni dari Kantor Advokat Bali Privacy, yang dipimpin Advokat I Wayan Sumardika, berencana akan kembali melayangkan ajuan surat penangguhan penahanan terhadap kliennya, Senin (8/4/2019), mendatang.

Respon tersebut dicetuskan Sumardika usai menerima informasi bahwa Ditreskrimsus Polda Bali melalui Dir Reskrimsus Kombes Pol Yuliar Kus Nugroho tidak menyetujui pengajuan tersebut.

"Kami Advokat I Wayan Sumardika dan Gede Astawa dan beberapa rekan kami terhitung kemarin sore, Jumat (5/4/2019), Pak Ketut Sudikerta telah mencabut kuasa yang sebelumnya dan menunjuk kami dari Kantor Advokat Bali Privacy bertindak selaku penasehat hukum beliau.

"Kami mendengar dari media, tadi pagi, bahwa Permohonan Penangguhan Penahanan yang dilakukan oleh rekan kami terdahulu katanya tidak disetujui oleh Ditreskrimsus Polda Bali. Dan atas berita itu kami berkoordinasi dengan penyidik bahwa, kalau mungkin penyidik tadi, Sabtu (6/4/2019) ada di kantor, maka kami bermaksud berkoordinasi, tetapi karena libur kami sudah sepakat hari Senin kami akan sowan (berkunjung) kepada penyidik sejauh mana perkara ini dan mengajukan kembali penangguhan penahanan," kata Sumardika saat ditemui tribun-bali.com di rumah pemenangan Sudikerta, Sabtu (6/4/2019), sore tadi.

Baca: Ditemui di Polda Bali, Dayu Sudikerta : Waktu Diamankan Bapak Tidak Sempat Nelpon

Alasan utamanya akan kembali mengajukan surat penangguhan tersebut ialah karena kondisi kliennya yang dikatakannya mengalami sakit pada bagian pundak.

Dan disebutnya, jika tidak segera ditangani akan berakibat kelumpuhan.

"Sebenarnya, beliau sudah mengalami sakit sejak lama, cuma kan, sebelum ditahan itu beliau rutin minum obat. Dan dengan terjadinya perubahan tempat, mungkin karena duduk semalaman di semen (lantai) jadi dingin, kemudian belum lagi ada penyakit lain. Secara khusus sakitnya, beliau sebut ada di bagian pundak, ada gangguan syaraf.

"Sebab kalau sampai itu terjadi dan lambat penanganannya, itu dapat menyebabkan kelumpuhan. Nah kita semua tidak mau hal ini terjadi kan? Alasan ini yang akan kami ajukan, di samping banyak pihak yang akan siap sebagai penjamin," sebut Sumardika didampingi rekan penasehat hukum lainnya.

Baca: Pihak Ketut Sudikerta Minta Penangguhan Penahanan, Ini Jawaban Kombes Pol Yuliar

Ia kembali beralasan, sebab nantinya, jika Sudikerta di luar, diyakininya kliennya dapat berpikir tenang.

Halaman
123
Penulis: Busrah Ardans
Editor: Ady Sucipto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved