Persiapan Petinju Bali untuk Pra PON 2019 Sudah 80 Persen, Tampil Maksimal & Rebut Banyak Juara

Pra PON 2019 cabang olahraga (cabor) tinju rencananya akan berlangsung di Ternate, Maluku Utara tanggal 15 September 2019

Persiapan Petinju Bali untuk Pra PON 2019 Sudah 80 Persen, Tampil Maksimal & Rebut Banyak Juara
Tribun Bali/Putu Dewi Adi Damayanthi
Atlet tinju Bali dan Denpasar melakukan latihan bersama di Lapangan Niti Mandala, Renon, Denpasar, Bali, Jumat (5/4/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pra PON 2019 cabang olahraga (cabor) tinju rencananya akan berlangsung di Ternate, Maluku Utara tanggal 15 September 2019.

Menghadapi Pra PON 2019, Bali sudah menunjuk 8 atlet tinju terbaik untuk mengikuti event tersebut.

Persiapan demi persiapan telah dilakukan seperti latihan rutin setiap Senin sampai Jumat sebanyak dua kali sehari.

Pelatih tinju Bali, Yulianus Leo Bunga (65) mengatakan persiapan tim tinju Bali untuk Pra PON 2019 telah mencapai 80 persen.

“Kita sudah 80 persen lah persiapannya untuk Pra PON. Sekarang ini (latihan) masih untuk ketahanan fisik, nanti kalau sudah Juli itu baru kecepatan kita tekan,“ ucapnya saat ditemui Tribun Bali di Lapangan Niti Mandala, Renon, Denpasar, Bali, Jumat (5/4/2019).

Selain melakukan latihan, tim tinju Bali berencana melakukan sparring pada Juni atau Juli 2019 nanti.

Baca: Bali United Lakukan Uji Coba Kontra Putra Tresna Sore ini, Sebagian Pemain BU Perkuat Putra Tresna

Baca: Kamu Mudah Marah dan Sering Mengalami Sakit Kepala? Bisa Jadi Tanda-Tanda Kelelahan Kronis

Ia menjelaskan, Pra PON 2019 cabor tinju diadakan dua kali, pertama di Ternate, Maluku Utara, kedua rencananya berlangsung di Bogor, Jawa Barat pada bulan Oktober 2019.

Pada Pra PON 2019 pertama rangking 1-3 yang dinyatakan lolos ke PON 2020, sedangkan pada Pra PON 2019 kedua hanya rangking 1 dan 2 yang dinyatakan lolos ke PON 2020.

“Jadi Pra PON-nya itu ada dua, yang pertama di Ternate, Maluku Utara itu yang diambil adalah juara satu, dua dan tiga, lolos ke PON 2020. Yang kedua di Bogor, Jawa Barat itu yang diambil juara satu sama dua saja,“ katanya.

Ia menambahkan, jika para atlet tinju Bali lolos Pra PON 2019 pertama maka tidak perlu mengikuti Pra PON 2019 kedua.

Halaman
12
Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved