Petani Seharian Bersihkan Tanaman, 10 Hektare Lahan Terpapar Hujan Abu

Pertanian warga di Desa Pempatan, Besakih, serta Menanga, Kecamatan Rendang terpapar abu vulkanik, Kamis (4/4/2019) dini hari

Petani Seharian Bersihkan Tanaman, 10 Hektare Lahan Terpapar Hujan Abu
Tribun Bali/Saiful Rohim
PAPARAN ABU - Kondisi di Desa Pempatan, Kecamatan Rendang, Kamis (4/4/2019). Warga terlihat membersihkan abu vulkanik yang menempel di tanaman dan penutup cubang. 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Pertanian warga di Desa Pempatan, Besakih, serta Menanga, Kecamatan Rendang terpapar abu vulkanik, Kamis (4/4/2019) dini hari.

Tanaman  yang terkena paparan abu vulkanik di antaranya sayur, bunga gumitir, bunga kasna, serta buah-buahan.

Jumat (5/4/2019), Kepala Dusun Temukus, Desa Besakih, Kecamatan Rendang, I Wayan Sudiana mengaku intensitas abu yang turun mengenai tanaman warga cukup tebal.

Pihaknya belum bisa memastikan apakah tanaman tersebut masih dalam kondisi bagus atau sudah busuk.

Baca: Guru Honorer Tewas Dimutilasi, Motif Asmara Semakin Menguat

Baca: Ratusan Atlet Taekwondo Ikuti Porjar Denpasar 2019

"Biasanya kita tahu dampaknya seminggu usai diguyur abu. Untungnya, semalam daerah Temukus diguyur hujan lebat. Jadi, abu vulkanik yang menempel di bunga sebagian hilang," ungkap Sudiana, sapaanya.

Ditambahkan, di Dusun Temukus hampir 10 hektare lebih tanaman bunga gumitir dan kasna yang terpapar hujan abu.

Banyak petani mengeluh. Mereka tidak ingin merugi seperti kejadian tahun lalu.

"Semua petani di Temukus  mengeluh," kata Sudiana.

Petani di Temukus mencoba membersihkan abu vulkanik yang menempel di daun dan bunga menggunakan air serta cairan agar tidak busuk.

Baca: Siasati Harga Tanah yang Mahal, China Kembangkan Kuburan Berbasis Digital

Baca: Tim Vaksinasi Targetkan 95 Persen Anjing, Sisir Zona Rawan Rabies

Proses pembersihan dilakukan dari Kamis (4/4/2019) pagi hingga Jumat (5/4/2019).

"Rumput untuk ternak juga banyak yang tercemar abu vulkanik. Sebelum memberi makan ternak, rumput dicuci dulu biar aman. Seandainya diberi makan ternak, khawatir terjadi apa-apa," imbuh Sudiana.

Hal serupa juga terjadi di Desa Pempatan, Kecamatan Rendang. Sayuran dan buah-buahan, seperti jeruk dan tomat, juga terpapar abu.

Kepala Pelaksana (kalak) BPBD Karangasem, IB Ketut Arimbawa membenarkan hal ini. Tapi pihaknya tidak bisa memastikan luas lahan warga yang terpapar hujan abu. (*) 

Penulis: Saiful Rohim
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved