400 Taekwondoin Ikuti Porjar Denpasar 2019, Target Dapat 10 Emas

Sekitar 400 peserta mengikuti Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Denpasar 2019 cabang olahraga (cabor) Taekwondo di GOR Lila Bhuana, Denpasar

400 Taekwondoin Ikuti Porjar Denpasar 2019, Target Dapat 10 Emas
Tribun Bali/Dewi Adi Damayanti
Porjar Denpasar 2019 cabor Taekwondo digelar di GOR Lila Bhuana, Denpasar, Sabtu (6/4/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sekitar 400 peserta mengikuti Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Denpasar 2019 cabang olahraga (cabor) Taekwondo di GOR Lila Bhuana, Denpasar, 6-7 April 2019. Atlet Denpasar menargetkan rebut 10 emas.

Ketua Panitia Pelaksana Porjar Denpasar cabor Taekwondo, Peny Marlistyawardhany mengatakan, para peserta tingkat SMP atau SMA merupakan peserta yang mewakili sekolahnya sedangkan untuk peserta tingkat SD mewakili empat kecamatan yang ada di Denpasar.

Baca: Wakili Bali Untuk Pra PON 2019, Komang Gina Berharap Lolos PON 2020

Baca: Modus Kini Hadir di Denpasar, Tawarkan Konsep American Bar Untuk Semua Kalangan

Baca: Bali United akan Uji Tanding Kontra PSS Sleman, Teco: PSS Sleman Tim Bagus

Baca: Melvin Platje Hanya Main 8 Menit Saat Lawan Putra Tresna, Teco Ungkap Alasannya

Ia merasa Porjar Denpasar cabor Taekwondo juga meningkat jumlah peserta setiap tahun.

“Alhamdulilah untuk tahun ini pesertanya sekitar 400-an yang terdiri dari tingkat SD, SMP, dan SMA. Pesertanya meningkat dan mereka sangat antusias sekali dalam menyambut Porjar Denpasar ini. Sepertinya pesertanya semakin bertambah setiap tahunnya,” ucapnya di GOR Lila Bhuana, Denpasar, Sabtu (6/4/2019).

Ia berkata, peningkatan peserta terjadi mungkin karena olahraga taekwondo menarik minat para pelajar yang menyukai olahraga bela diri.

Porjar Denpasar cabor Taekwondo pun diadakan lebih dulu sebelum acara pembukaan Porjar Denpasar yang rencananya berlangsung Selasa (9/4/2019) mendatang hal itu karena jadwal Ujian Nasional (UN).

"Karena kita menimbang untuk ujian anak-anak. Karena anak-anak ini semuanya kan pelajar, mereka juga butuh waktu untuk belajar mempersiapkan UNBK. Kalau tanggal 9 April itu kita terlalu mepet dengan ujian-ujian SMP, makanya mengawali kita,” katanya.

Para juara di Porjar Denpasar tersebut pun memiliki kesempatan mewakili Denpasar bertanding dengan juara dari kabupaten-kabupaten lainnya di Bali pada Porsenijar Bali 2019 yang rencananya diadakan, Mei 2019.

Ia berkata pada Porsenijar Bali 2019 nanti cabor Taekwondo Denpasar menargetkan mendapatkan 10 medali emas.

“Kalau pelatih bilang kita mau menargetkan sepuluh medali emas dari tingkat SD, SMP, SMA maupun poomsae-nya. Kita kan menargetkan. Nanti kan bisa lebih gitu. Kita berharap untuk lebih dari itu,“ katanya.

Ia berharap Porjar Denpasar 2019 cabor Taekwondo dapat berjalan dengan lancar, dan dari ajang tersebut muncul atlet-atlet taekwondo terbaik yang nantinya dapat mewakili Denpasar di pertandingan tingkat daerah maupun nasional.

“Untuk tahun ini kami berharap Porjar Denpasar bisa berjalan lancar. Dari ajang ini kita bisa mendapatkan atlet-atlet yang lebih kompeten, yang lebih bisa nanti menyiapkan diri pada kejuaraan Porprov Bali tahun ini. Istilahnya kita di sinilah akan mendapatkan atlet-atlet yang akan mewakili kota Denpasar dalam Porprov Bali nanti,“ ucapnya. (*)

Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi
Editor: Alfonsius Alfianus Nggubhu
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved