Film Lokal dan Impor, Mana yang Meraup Keuntungan Lebih Banyak?

Berbicara soal film bukan hanya fokus pada kualitas cerita, gambar, dan lainnya. Namun, ada juga target keuntungan yang disasar

Film Lokal dan Impor, Mana yang Meraup Keuntungan Lebih Banyak?
instagram @dilanku
Film Dilan 1991 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Berbicara soal film bukan hanya fokus pada kualitas cerita, gambar, dan lainnya. Namun, ada juga target keuntungan yang disasar setelah filmnya resmi ditayangkan.

Lalu, pernahkah Anda membandingkan keuntungan film Indonesia dan film asing semisal Hollywood?

Siapa yang menang? Menurut pengamat film Indonesia, Yan Wijaya, membandingkan keuntungan film satu dan film lainnya tidak bisa dipukul rata.

Sebab, biaya produksi film berbeda-beda. Sehingga, tidak bisa diambil kesimpulan.

Akan tetapi, film produksi mancanegara untung dua kali lipat dibandingkan film produksi Tanah Air.

"Film impor, baik jumlah filmnya maupun pendapatannya jauh lebih besar dua kali lipat. Jadi bagaimana pun juga kalau ada orang bilang 'film kita menjadi tuan rumah di rumah sendiri', saya tertawa," ungkap Yan dilansir dari Kompas.com, Minggu (7/4/2019).

Baca: Sabrina Chairunnisa Diajak Berhubungan Oleh ABG, Deddy Corbuzier: Dia Predator Loh

Baca: TRIBUN WIKI – Koleksi Buku Karya Sastrawan Pramoedya Ananta Toer di Taman Baca Kesiman

Yan menuturkan, sejak tahun lalu hingga saat ini ada sekitar 150 film Indonesia yang sudah beredar di bioskop.

Jumlah ini sangat menggembirakan sejak 100 tahun silam ketika film-film dalam negeri mulai dibuat.

Kendati demikian, jumlah ini tak sebanding dengan jumlah film asing atau impor yang diputar di Indonesia.

Sebab, ada sekitar 250 sampai 300 film mancanegara ditayangkan di bioskop-bioskop.

Halaman
12
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved