Fakta Remaja Hamil Duluan Makin Banyak di Tengah Gencarnya Sosialisasi Cegah Pernikahan Dini

Puluhan pelajar di Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta, mengajukan dispensasi menikah.

Fakta Remaja Hamil Duluan Makin Banyak di Tengah Gencarnya Sosialisasi Cegah Pernikahan Dini
tribunjateng/rahdyan trijoko pamungkas
Sambil menangis dan rambut panjang hitam terurai menutupi wajah, Em (19) menceritakan kisah hidupnya penuh liku. Masih SMP sudah hamil duluan kemudian nikah siri dan ngepil serta nyabu bareng suami. 

Fakta Remaja Hamil Duluan Makin Banyak di Tengah Gencarnya Sosialisasi Cegah Pernikahan Dini. Ada beberapa faktor pemicu, di antaranya dari hamil di luar nikah hingga persoalan ekonomi.

TRIBUN-BALI.COM, YOGYAKARTA - Puluhan pelajar di Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta, mengajukan dispensasi menikah.

Faktor utama yang menjadi penyebabnya ialah karena mengalami kehamilan di luar nikah.

Humas Pengadilan Agama Kabupaten Gunung Kidul Barwanto mengatakan, tahun 2018 ada 79 pasangan yang mengajukan dispensasi menikah dini ke pengadilan agama, tetapi yang diberikan surat dispensasi 77 pasangan.

Tahun 2019, sudah ada 10 pasangan yang mengajukan dispensasi untuk menikah karena usianya belum cukup.

Kasus yang paling banyak ditangani biasanya mereka yang melakukan pernikahan dini karena putus sekolah di tingkat sekolah menengah pertama (SMP).

Baca: ABG yang Melahirkan di Jalan Ungkap Sosok Pria di Facebook, Ketemu Dua Kali Langasung Hamil

Baca: 7 Tahap Jadi Youtuber Mulai dari Nol Subscriber, Kreatif & Sabar untuk Petik Uang dari Youtube

Kemudian, kerja di luar daerah yang jauh dari keluarganya.

Selain itu, mereka juga ada yang masih pelajar.

"Jumlah pelajar dan yang sudah kerja 50:50," katanya saat ditemui di kantornya Jumat (5/4/2019).

Dijelaskannya, sebagian di antaranya mengaku sudah hamil terlebih dahulu sebelum menikah.

Halaman
12
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved