Hendak Jual Pistol ke Pembeli Misterius di Bali Senilai Rp 2 Juta, Pria Asal Jember Ini Ditangkap

Ia kedapatan membawa sepucuk senjata api (senpi) laras pendek atau pistol tanpa izin saat memasuki wilayah Pelabuhan Gilimanuk.

Hendak Jual Pistol ke Pembeli Misterius di Bali Senilai Rp 2 Juta, Pria Asal Jember Ini Ditangkap
Tribun Bali/I Made Ardhiangga
Kapolsek Kompol Nyoman Subawa memperlihatkan tersangka Hariyanto dan barang bukti pistol saat rilis di Mako Polsek Kawasan Laut Gilimanuk, Minggu (7/4/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Hariyanto (31), warga asal Dusun Onjur, Desa Sempolan, Kecamatan Solo, Jember, Jawa Timur, diringkus anggota Polsek Kawasan Laut Gilimanuk, Jembrana.

Ia kedapatan membawa sepucuk senjata api (senpi) laras pendek atau pistol tanpa izin saat memasuki wilayah Pelabuhan Gilimanuk.

Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk, Kompol Nyoman Subawa, menyatakan tersangka mengaku pistol itu akan dijual kepada seseorang pembeli di Denpasar seharga Rp 2 juta.

Baca: Tutur Pangeling Manyama Braya di Gang Kampung Bugis, Pesan Damai Merawat Toleransi dari Bali

Namun, keberadaan pembeli itu tidak diketahuinya.

"Ada katanya yang mau membeli. Tapi kemudian batal. Nah, tersangka tetap saja nekad ke Bali dan pokoknya mau menjual senpi itu," ucap Subawa dalam rilis di Mako Polsek Gilimanuk, Minggu (7/4).

Subawa menyebut, dalam pemeriksaan terhadap tersangka, pistol itu dijual karena alasan butuh biaya untuk anaknya yang berada di Jawa.

Namun, polisi tetap menahannya karena tersangka melakukan pelanggaran tindak pidana.

Ia membawa senpi tanpa mengantongi izin resmi.

"Katanya pokoknya buat anak. Kami masih akan bawa ke forensik untuk dilakukan uji forensik terhadap barang bukti senpi tersebut," jelasnya.

Hariyanto ditangkap pada Sabtu (6/4) sekira pukul 14.15 Wita di pos pemerikasaan atau pos 2 Pelabuhan Gilimanuk.

Baca: Ular Belang Kuning 1,5 Meter Masuki Rumah Warga di Denpasar, Begini Cara Mengusir Ular Paling Mudah

Halaman
12
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved