Pemerintah Pusat Buka Kuota Transmigrasi, Disnaker Buleleng Utamakan Warga Petani

para calon transmigran dari Buleleng nantinya diproyeksikan menjadi petani dan akan diarahkan ke Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur

Pemerintah Pusat Buka Kuota Transmigrasi, Disnaker Buleleng Utamakan Warga Petani
Tribun Bali / Putu Supartika
Ilustrasi. 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Pemerintah pusat tahun ini disebut-sebut telah membuka kuota transmigrasi bagi masyarakat Bali, khususnya Buleleng.

Rencananya, para transmigran diproyeksikan menjadi petani dan akan diarahkan ke Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Sekretaris Dinas Tenaga Kerja Buleleng, Dewa Susrama dikonfirmasi belum lama ini mengatakan untuk program transmigrasi tahun ini setiap kepala keluarga akan diarahkan membuka lahan seluas dua hektare untuk perkebunan tebu.

Pihaknya pun diakui Susrama sudah terjun ke lokasi untuk mengecek kondisi lahan yang ada.

Hasilnya, pemukiman serta fasilitas umum seperti  sekolah, puskesmas, dan balai pertemuan telah disediakan oleh pemerintah pusat.

"Lokasinya itu sekitar 1.5 jam perjalanan dari Bandara Waingapu (Sumba Timur, NTT)," katanya.

Dengan dibukanya kuota transmigrasi ini, ia mengaku telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui aparat pemerintah desa.

Tercatat, baru dua kepala keluarga yang telah mengajukan diri sebagai calon transmigran.

Kendati telah mendaftarkan diri, para calon transmigran itu nantinya akan menjalani proses seleksi dan dipastikan memiliki kemampuan bertani.

"Belum ada kepastian dari Pemprov Bali terkait kuota transmigrasi bagi kabupaten/kota. Namun kami ingin para transmigran yang berangkat benar-benar bisa bertani sehingga bisa bertahan di sana," terangnya.

Sebelum diberangkatkan, para transmigran pun nantinya akan diberi pelatihan dan penyuluhan mengenai pertanian dan perkebunan sebagai bekal mereka untuk menjalani hidup di tempat tujuan.

Pun biaya keberangkatan serta peralatan pertanian akan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah pusat. (*)

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved