BPJS Kesehatan Denpasar

Zidane, Bocah Usus Buntu yang Diselamatkan JKN-KIS

Zidane (13) adalah salah satu dari peserta penderita penyakit usus buntu yang juga terbantu dan merasakan manfaat dari program JKN-KIS ini

Zidane, Bocah Usus Buntu yang Diselamatkan JKN-KIS
BPJS Kesehatan
Zidane bersama ibunya, Vivin Ika Ivanayanti (38) yang sudah menjadi peserta JKN-KIS segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) kelas dua sejak tahun 2017. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sudah tidak terhitung lagi jumlah peserta yang sudah sangat terbantu  oleh Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Zidane (13) adalah salah satu dari peserta penderita penyakit usus buntu yang juga terbantu dan merasakan manfaat dari program JKN-KIS ini.

Zidane Zein atau yang akrab disapa Zidane adalah bocah laki-laki yang sangat aktif dan saat ini masih duduk di bangku sekolah menengah pertama kelas dua.

Kejadian ini berawal saat Zidane pulang dari sekolah dan tiba-tiba merasakan nyeri yang sangat luar biasa pada perut kanan bawahnya.

Akibatnya, dia tidak bisa bergerak dan harus rebahan saja di kamar tanpa bisa melakukan kegiatan apapun.

Melihat hal tersebut, Vivin sang Ibu yang sangat khawatir langsung melarikan Zidane ke Rumah Sakit.

“Tanpa pikir panjang saya langsung membawa anak saya berobat ke Rumah Sakit dan ternyata hasil diagnosa dokter yang juga ditambah dengan cek laboratorium darah lengkap dan rontgent memberikan hasil yang sungguh di luar dugaan kalau anak saya terkena usus buntu dan harus segera dilakukan operasi pengangkatan usus buntu karena usus buntunya sudah pecah,” kenang Vivin.

Vivin Ika Ivanayanti (38) adalah Ibu dari Zidane yang sudah menjadi peserta JKN-KIS segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) kelas dua sejak tahun 2017 dan berkerja di salah satu Puskesmas di Kota Denpasar.

“Alhamdulilah operasi putra saya berjalan dengan lancar dan paska operasi putra saya harus menjalani opname selama dua hari untuk pemulihannya, untungnya ada JKN-KIS jadi soal biaya tidak perlu saya pikirkan lagi, semuanya gratis dan pelayanannya sangat bagus.” cetus Vivin penuh rasa syukur saat dihampiri tim jamkesnews di rumahnya.

Bukan hal yang berlebihan jika Vivin tidak hentinya mengucapkan syukur atas kesembuhan anaknya. Vivin pun menambahkan jika dia sangat terbantu dengan adanya program JKN-KIS ini.

“Anak saya bisa kembali sehat itu sudah lebih dari cukup, anak yang sehat adalah rejeki yang tak ternilai harganya, ditambah dengan adanya program JKN-KIS yang sangat meringankan beban kami dalam hal biaya, terima kasih JKN-KIS semoga program ini akan terus ada untuk menjamin kesehatan seluruh penduduk Indonesia,” tutup Vivin. (*)

Editor: Widyartha Suryawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved