Banyak Warga Gagal Urus Dokumen Pindah Pemilih A5, Wayan Arsa: Sudah Deadline Baru Megerudugan

Kepada Tribun Bali, mereka menceritakan bahwa gagal dan ditolak saat mengurus form pindah pemilih atau A5.

Banyak Warga Gagal Urus Dokumen Pindah Pemilih A5, Wayan Arsa: Sudah Deadline Baru Megerudugan
Tribun Bali / Noviana Windri
Sejumlah warga masih terlihat memenuhi KPU Kota Denpasar untuk mengurus dokumen pindah pemilih atau A5 jelang H-1 penutupan pindah pemilih. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sejumlah warga masih terlihat memenuhi KPU Kota Denpasar untuk mengurus dokumen pindah pemilih atau A5 jelang H-1 penutupan pindah pemilih.

Namun, nampak beberapa dari mereka keluar kantor KPU Kota Denpasar dengan wajah kesal.

Tribun Bali menemui mereka di depan Kantor KPU Kota Denpasar.

Dua diantaranya adalah Nita Sulo Alud (37) asal Toraja yang bekerja di Bali sebagai pembantu rumah tangga dan Ririn Ratnasari (20) seorang mahasiswa asal Cirebon, Jawa Barat.

Kepada Tribun Bali, mereka menceritakan bahwa gagal dan ditolak saat mengurus form pindah pemilih atau A5.

Mereka menuturkan gagal dan ditolak saat urus pindah pemilih atau A5 karena berkas yang mereka bawa tidak sesuai dengan ketentuan penambahan waktu urus pindah pemilih atau A5.

Tanggapan Ketua KPU Kota Denpasar

Berdasarkan keputusan MK dan dijelaskan dalam SE 577 KPU RI yang memutuskan batas waktu pindah pemilih hingga H-7 jelang pemilu 2019 atau 10 April 2019.

Keputusan tersebut mengatur 4 ketentuan warga yang masih bisa mengurus pindah pemilih atau A5.

4 ketentuan yakni untuk warga dalam keadaan sakit yang berada di rumah sakit, warga terkena atau menjadi korban bencana alam, warga yang menjadi tahanan atau narapidana, dan mendapat tugas dari perusahaan atau tempat bekerja.

Halaman
12
Penulis: Noviana Windri
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved