Pemilu 2019

H-1 Jelang Penutupan, Masih Banyak Warga Gagal Urus Pindah Memilih

Sejumlah warga gagal mengurus pindah memilih di KPU Kota Denpasar H-1 jelang penutupan pindah memilih.

H-1 Jelang Penutupan, Masih Banyak Warga Gagal Urus Pindah Memilih
Tribun Bali/Noviana Windri Rahmawati
KPU Kota Denpasar yang dipenuhi sejumlah masyarakat yang mengurus pindah memilih jelang H-1 penutupan pindah memilih, di KPU Kota Denpasar, Jalan Raya Puputan, Denpasar, Bali, Selasa (9/4/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Bali/Noviana Windri Rahmawati

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sejumlah warga gagal mengurus pindah memilih di KPU Kota Denpasar H-1 jelang penutupan pindah memilih.

Terlihat suasana KPU Kota Denpasar yang dipenuhi sejumlah masyarakat yang berbondong-bondong dengan membawa dokumen pindah memilih di KPU Kota Denpasar, Jalan Raya Puputan, Denpasar, Bali, Selasa (9/4/2019).

Pengurusan pindah memilih ini ditutup pada Rabu 10 April 2019.

Ririn Ratnasari (20) mahasiswa asal Cirebon, Jawa Barat keluhkan karena gagal mengurus pindah memilih dengan alasan sudah terlambat, sedangkan menurutnya mengurus pindah memilih bisa dilakukan hingga 10 April.

"Tadi pas ngurus bilangnya mahasiswa tidak bisa. Enggak ada solusi dari mereka dan dibilang tidak bisa karena ngantre panjang jadi saya tidak tanya panjang lebar,"

Baca: Lahan Sawah di Tabanan Kian Menyusut, Turunnya Debit Air Penyebab Alih Fungsi Lahan

Baca: Bangunan Pasar Seni Geopark Batur Mulai Rusak, Kadisperindag Bangli Rencanakan Renovasi

"Dari informasi terteranya fotokopi KTP, KK, surat keterangan kerja. Sedangkan saya kan kuliah, tapi yang ini tidak ada informasi apapun dan bilangnya tidak bisa pindah memilih," jelasnya kepada Tribun Bali saat ditemui di halaman KPU Kota Denpasar, Selasa (9/4/2019).

Ia juga menyebutkan baru hari ini mengurus pindah memilih.

"Baru ngurus hari ini, karena paling lambat ngurus tanggal 10 kan. Saya pikir tanggal 9 bisalah terus katanya juga diinformasikan juga cuma KTP dan KK, bukti telah terdaftar di DPT. Ternyata sampai di sini tidak bisa," katanya.

Senada dengan hal tersebut, Nita Sulo Alud (37) seorang pembantu rumah tangga asal Toraja kepada Tribun Bali menuturkan juga mengalami hal yang sama.

Halaman
12
Penulis: Noviana Windri
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved