Pemilu 2019

H-1 Jelang Penutupan, Masih Banyak Warga Gagal Urus Pindah Memilih

Sejumlah warga gagal mengurus pindah memilih di KPU Kota Denpasar H-1 jelang penutupan pindah memilih.

H-1 Jelang Penutupan, Masih Banyak Warga Gagal Urus Pindah Memilih
Tribun Bali/Noviana Windri Rahmawati
KPU Kota Denpasar yang dipenuhi sejumlah masyarakat yang mengurus pindah memilih jelang H-1 penutupan pindah memilih, di KPU Kota Denpasar, Jalan Raya Puputan, Denpasar, Bali, Selasa (9/4/2019) 

Meskipun ia sudah melampirkan surat keterangan kerja, namun di luar surat keterangan kerja resmi sebuah perusahaan tetap gagal mengurus pindah memilih.

"Di dalam banyak yang gagal ngurus pindah memilih. Yang saya sayangkan di sini adalah saya sudah datang membawa KTP, KK dan membawa surat keterangan kerja di mana alamat saya bekerja, domisili saya. Tapi mereka bilang tidak bisa dan harus pulang ke domisili saya sesuai dengan KTP untuk menjoblos," ucapnya dengan nada kesal.

Baca: Cucu Soeharto Ini Gelar Pesta Mewah di Amerika Serikat, Biayanya Telan Dana Ratusan Juta Rupiah

Baca: Triwulan Pertama 2019, Bandara I Gusti Ngurah Rai Catat Kenaikan Penumpang Capai 4,4 Persen

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa KPU Kota Denpasar mempersulit proses mengurus pindah memilih.

Menurutnya, pekerja yang dipayungi atau tidak dipayungi sebuah perusahaan harus dilengkapi dengan surat keterangan kerja hanya mempersulit proses pindah memilih.

"Kami yang gagal di dalam sana banyak sekali calon golput karena ini dipersulit ya. Sangat dipersulit dan tidak memberi jalan keluar. Jadi gunanya E-KTP itu apa dong,"

"Bukan dengan tolak menolak seperti ini. Langsung menunjuk untuk pulang ke tempat domisili di KTP dan menyarankan harus pulang. Ini baru di Pulau Bali, bagaimana dengan di pulau lain. Apakah yang bekerja di sini itu punya uang untuk pulang pergi," tambahnya. (*)

Penulis: Noviana Windri
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved