Haji Bambang Bom Bali Didatangi FBI, Diminta Ungkap Fakta Bom Bali di Guantanamo Kuba

Haji Bambang Bom Bali Didatangi FBI, Diminta Ungkap Fakta Bom Bali di Guantanamo Kuba

Haji Bambang Bom Bali Didatangi FBI, Diminta Ungkap Fakta Bom Bali di Guantanamo Kuba
Tribun Bali
Haji Bambang Bom Bali Didatangi FBI, Diminta Ungkap Fakta Bom Bali di Guantanamo Kuba 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Masih ingat dengan kejadian bom Bali I yang terjadi pada 12 Oktober 2002 silam?

Tentu sebagian besar masyarakat Bali tak akan pernah lupa dengan kejadian terorisme tersebut, khususnya bagi mereka yang ditinggalkan oleh sanak saudara.

Kejadian keji itu tak hanya membunuh manusia, tetapi sekaligus juga perekonomian Bali.

Baca: Bule Belanda Kumpul Kebo hingga Lakukan Hal Tak Biasa di Buleleng, Warga Sepakat Ambil Langkah ini

Sebagian besar, pelaku dari aksi itu telah selesai.

Ada yang dihukum mati dan ada pula yang masih mendekam di lembaga pemasyarakatan.

Meski begitu, rupanya kasus mengenai Bom Bali yang terjadi pada tahun 2002 silam itu sampai saat ini belum sepenuhnya tuntas.

Baca: Anggota Brimob Mengamuk Setelah Rekannya Dibacok Preman, Tubuh Nenek ini Nyaris Ditembusi Sangkur

Hambali, pelaku yang merancang bom sekaligus otak dari aksi itu akan menjalani sidang pengadilan di Camp Guantanamo, Kuba.

Relawan bom Bali pada saat itu Haji Agus Bambang Priyanto akan menjadi salah satu saksi dalam sidang tersebut.

Diketahui dirinya akan menjadi saksi dalam sidang itu ketika mendapat panggilan dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah (Ditreskrimsus Polda) Bali sekitar enam bulan lalu.

Baca: Gadis 16 Tahun Tak Sadar Pacarnya Merekam Saat Berhubungan, Setelah 3 Kali Berhubungan ini Terjadi

Haji Agung Bambang Priyanto yang lebih dikenal Haji Bambang Bom Bali ini menuturkan, dirinya dipanggil oleh Direskrimsus Polda Bali karena kedatangan tim dari Amerika Serikat sebanyak tujuh orang.

Halaman
1234
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved