Meski Minim Sarana dan Prasarana, Tim Petanque Bangli Berharap Bisa Raih Emas di Porprov Bali 2019

Pelatih Petanque Bangli, Made Riandana Subagia menyampaikan, tim bayangan petanque Bangli untuk Porprov Bali 2019 telah terbentuk

Meski Minim Sarana dan Prasarana, Tim Petanque Bangli Berharap Bisa Raih Emas di Porprov Bali 2019
Made Riandana Subagia
para atlet petanque Bangli sedang berlatih 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pelatih Petanque Bangli, Made Riandana Subagia yang dihubungi Tribun Bali, Senin (8/4/2019) menyampaikan, tim bayangan petanque Bangli untuk Porprov Bali 2019 telah terbentuk.

Terdapat sekitar 24 atlet petanque putra maupun putri dalam tim tersebut.

“ Timnya masih tim bayangan, soalnya kami belum diberikan kuota yang pasti, jadi kami belum bisa mencari atlet definitifnya, nanti mungkin setelah diberikan kuota yang pasti berapa dari KONI Bangli-nya baru kita mencari atlet intinya berapa,” ujarnya.

Kuota pun rencananya akan diberikan setelah tes yang dilakukan oleh KONI Bangli sekitar bulan Mei 2019.

Ia menambahkan, setelah tes tersebut baru tim definitif akan terbentuk.

“Dengar kabar sih dari KONI Bangli itu sekitar 5 Mei 2019 ada tes awal, kami akan diberikan kuota setelah tes awal tersebut, kemungkinan Juni 2019 kita sudah memiliki tim definitif."

Baca: Chris Salans, Pemilik dan Chef dari Mozaic Restaurant Ubud Raih Gelar Master Chef Perancis

Baca: Laga Pertama di Liga I, Bacdhim Berharap Harus Menang Lawan Madura United

"Tes awalnya itu ada tes fisik, daya tahan dan lain sebagainya, tes tersebut dari KONI Bangli yang mengadakan, kita disuruh ikuti dulu semua atlet yang siap berlaga, nanti setelah tes baru kita diberikan kuota. Setelah itu saya sebagai pelatih baru bisa mencari atletnya,“ ujarnya lagi.

Para atlet petanque Bangli yang ada di dalam tim bayangan untuk Porprov Bali 2019 juga telah melakukan latihan yang diprogramkan empat kali seminggu.

“Kami di Bangli latihannya saya programkan itu empat kali dalam seminggu, cuma latihan bersamanya seminggu sekali dan sisanya itu latihan individu, di rumahnya masing-masing. Latihan bersamanya setiap Minggu pagi di Lapangan Kapten Mudita, Bangli , “katanya.

Ia mengatakan bahwa latihan yang dilakukan baru memasuki teknik lemparan dan lain sebagainya.

Halaman
12
Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved