Selain Kurang Minum, 7 Kebiasaan Buruk yang Sering Dilakukan Ini Berpotensi Merusak Ginjal

Gangguan ginjal termasuk dalam penyakit yang banyak diderita di Indonesia.

Selain Kurang Minum, 7 Kebiasaan Buruk yang Sering Dilakukan Ini Berpotensi Merusak Ginjal
istimewa
Minum air putih secara cukup. 

Tubuh yang dehidrasi juga akan lebih sulit menjaga tekanan darahnya naik.

Baca: 7 Khasiat Tak Terduga Daun Pepaya untuk Kesehatan, Bisa Menyehatkan Organ Hati

Baca: Hari Ini Hari Kesehatan Sedunia 2019, WHO Ungkap Alasan Wanita Hidup Lebih Lama DIbanding Pria

"Ginjal sangat sensitif terhadap aliran darah," kata Simon. Menurutnya, saat kita dehidrasi tekanan darah akan turun dan aliran darah ke ginjal juga turun.

5. Sering mengonsumsi obat penghilang rasa sakit

Obat anti-inflamasi dan penghilang nyeri yang disebut NSAID, yang meliputi ibuprofen dan aspirin, dapat mengurangi aliran darah ke ginjal dan menyebabkan jaringan parut karena mereka langsung meracuni organ.

Terlalu sering menggunakan NSAID dapat meningkatkan risiko masalah ginjal.

“Orang-orang yang mengonsumsinya setiap hari berisiko tinggi pada kesehatan ginjalnya untuk jangka waktu yang lama,” kata Simon.

6. Menganggap semua suplemen aman

Hanya karena suatu produk diberi label menggunakan bahan “alami”, tidak berarti itu aman untuk kita, termasuk juga yang mengklaim sebagai herbal dan jamu.

"Ada banyak obat-obatan herbal di luar sana yang berbahaya," kata Simon.

Misalnya, bahan nabati yang disebut asam aristolochic dapat ditemukan dalam obat-obatan tradisional, tetapi dapat menyebabkan jaringan parut di ginjal.

Halaman
1234
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved