Sidak Penambang Pasir Liar Diduga Bocor, Satpol PP Hanya Amankan Skop dan Alat Pengayak

Satpol PP Klungkung kembali melakukan sidak terhadap penambang liar di Eks Galian C, Wilayah Desa Gunaksa, Klungkung, Selasa (9/4/2019).

Sidak Penambang Pasir Liar Diduga Bocor, Satpol PP Hanya Amankan Skop dan Alat Pengayak
Satpol PP Klungkung
Satpol PP Klungkung kembali melakukan sidak terhadap penambang liar di Eks Galian C, Wilayah Desa Gunaksa, Klungkung, Selasa (9/4/2019) 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Satpol PP Klungkung kembali melakukan sidak terhadap penambang liar di Eks Galian C, Wilayah Desa Gunaksa, Klungkung, Selasa (9/4/2019).

Sayang ketika itu, Satpol PP hanya bisa mengamankan sekop dan alat pengayak pasir. Sementara ketika sidak berlangsung, tidak seorangpun penambang ada di lokasi

"Saya rasa sidak kami tidak bocor, karena sidak hari ini benar-benar spontan dan dadakan sekali. Sama sekali tidak terencana sebelumnya. Setelah apel, kita langsung ke lokasi," jelas Kasatpol PP Klungkung I Putu Suarta, Selasa (9/4/2019)

Sidak itu berlangsung sekitar pukul 09.00 Wita. Tidak tanggung-tanggung, jumlah personel Satpol PP yang turun ke eks Galian C mencapai 20 personel.

Ketika turun ke lokasi, ternyata tidak ada satupun penambang pasir yang sedang beraktivitas.

Baca: Ini Video Irfan Jaya Bikin Bonek Bersorak, Live Streaming Final Piala Presiden Persebaya Vs Arema FC

Baca: Pencairan Kenaikan Gaji ASN Pemprov Masih Tunggu Surat, Diharapkan Para ASN Tingkatkan Kinerja  

Namun demikian masih ada skop dan alat pengayak pasir. Ada pula beberapa tumpukan pasir yang sudah siap angkut.

"Tapi kami lihat memang masih ada bekas ban truck baru. Kemungkinan sebelum kami ke lokasi, ada aktivitas pengangkutan pasir," jelasnya.

Baca: Banyak Warga Gagal Urus Dokumen Pindah Pemilih A5, Wayan Arsa: Sudah Deadline Baru Megerudugan

Meskipun tidak dapat mengamankan para penambang pasir liar, petugas Satpol PP mengamankan 12 alat pengayak termasuk beberapa skop yang diduga kuat menjadi milik para penambang pasir liar

"Meskipun kami terkesan kucing-kucingan terus dengan para penambang pasir liar, tapi ini akan terus kami akan kami lakukan pengawasan di eks galian C," tegas Suarta. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved