Singgung Kasus Sudikerta, Kapolda Bali: Tidak Ada Toleransi Terhadap Mafia Tanah!

Singgung Kasus Sudikerta, Kapolda Bali: Tidak Ada Toleransi Terhadap Mafia Tanah!

Singgung Kasus Sudikerta, Kapolda Bali: Tidak Ada Toleransi Terhadap Mafia Tanah!
Tribun Bali
Singgung Kasus Sudikerta, Kapolda Bali: Tidak Ada Toleransi Terhadap Mafia Tanah! 

"Sewaktu masuk RS, tensinya ada peningkatan lah tidak bisa kita sebutkan berapa, tapi memang harus dikontrol obat-obatan. Agar tidak berlanjut, kita antisipasi sejak awal," jelasnya rinci.

"Secara medis dia harus terkontrol, setiap tahanan yang masuk, merupakan prosedur kita untuk melakukan pemeriksaan. Di ruang tahanan pun kita lakukan pemeriksaan, kemudian bagi tahanan yang harus minum obat kita rutinkan minum obat," sambung dia.

Lebih jauh, dikatakan tidak bisa membeberkan yang merupakan privacy medis dari pasien.

Ditanya apakah ada melakukan medical check up lagi, dirinya belum mengetahui.

"Belum, jadi kita cek, karena setiap hari kita evaluasi juga ya, jika memang butuh perawatan dan observasi maka dilakukan, tapi kalau pasien terkontrol, maka tetap menjalani penahanan di Rutan. Saat ini kondisinya sudah terkontrol kok, udah baik. Tapi tetap dipastikan minum obat. Sejauh ini bagus kondisinya" jawabnya, lugas.

Dia menyebutkan, di RS tersebut, pihaknya tentu memiliki ruang tahanannya.

Sebagaimana ruangan yang sebagaimana biasanya.

Pelayanan dan prosedur di RS Bhayangkara khususnya di ruang tahanan pasien menurutnya sama saja.

"Pasien diberikan perlengkapan, tempat tidur, selimut, standar cakep kok. Tetap standarisasi pelayanan sama cuma kalau tahanan kan ada penjagaan," lanjutnya.

Disinggung mengenai gejala-gejala awal saat Sudikerta dirujuk ke rumah sakit, dia menyebut pasien sempat mengalami muntah-muntah.

Halaman
1234
Penulis: Busrah Ardans
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved