WIKI BALI

TRIBUN WIKI -10 Hal Unik yang Dilakukan Masyarakat Bali, Membuat Kagum, Heran, dan Bisa Diteladani

Hal unik ini kadang-kadang membuat kagum dan kadang menimbulkan keheranan bagi yang baru pertama melihatnya.

TRIBUN WIKI -10 Hal Unik yang Dilakukan Masyarakat Bali, Membuat Kagum, Heran, dan Bisa Diteladani
cakepane.blogspot.com
Canang Sari dan banten saiban

Mereka membuat dodol, jaja uli, jaja begina, maupun jenis jajan yang lainnya.

7. Nampin

Nampin merupakan kebiasaan orang tua jaman dulu dan kini nyaris ditinggalkan.

Nampin ini juga disebut dengan mengunyah sirih yang dicampur dengan kapur sirih, gambir, dan buah jebug (pinang).

Campuran tersebut kemudian dibungkus dengan daun sirih yang kemudian dikunyah.

Dipercaya dengan nampin, gigi mereka akan kuat dan biasanya ludahnya akan berwarna merah.

Selain itu ada juga kebiasaan mesisig, di mana tembakau kering dibuat serupa bola yang kemudian diselipkan pada gigi.

Baca: Kabupaten/Kota di Bali Belum Sepakat soal Ketinggian Bangunan dan Jarak Sempadan Pantai

Baca: KPU Kota Tolak Masyarakat Urus A5, Begini Alasannya

8. Mempersembahkan Sesuatu Sebelum Memakannya

Selain melakukan persembahan setelah memasak, masyarakat Bali biasanya mempersembahkan sesuatu sebelum dimakannya.

Misalkan saja saat panen buah.

Sebelum dimakan atau dijual, mereka akan menghaturkan buah tersebut barang sebiji atau dua biji di sanggah natahnya.

Setelah itu baru mereka menjual atau memakannya.

Hal itu juga bermakna sebagai ungkapan rasa syukur atas anugerah dari Tuhan.

9. Makan Bersama

Di Karangasem Bali, juga ada sebuah kebiasaan yang unik yang dilaksanakan oleh warga saat ada upacara yadnya.

Yakni makan bersama atau megibung.

Makanan yang tersaji di atas nampan atau gibungan akan dimakan bersama oleh lima hingga enam orang.

Ini merupakan wujud kebersamaan masyarakat dalam menjalin rasa kekeluargaan.

10. Membungkuk Saat Lewat

Jika lewat atau berjalan di antara orang yang duduk, orang Bali akan berjalan dengan cara membungkuk sambil mengucap: "nyelang jebos jro" (permisi). (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved