Piala Presiden 2019

Karena Alasan Ini, Trofi Piala Presiden Karya Pemahat Bali IB Lasem Diperbaharui, Ini Filosofinya

Piala Presiden 2019 memasuki tahap akhir yakni mencari tim terbaik antara Persebaya Surabaya dan Arema FC.

Karena Alasan Ini, Trofi Piala Presiden Karya Pemahat Bali IB Lasem Diperbaharui, Ini Filosofinya
kolase TribunPalu.com
Trofi Piala Presiden 2018 (kiri) dan Trofi Piala Presiden 2019 

Karena Alasan Ini, Trofi Piala Presiden Karya Pemahat Bali IB Lasem Diperbaharui, Ini Filosofinya

TRIBUN-BALI.COM - Piala Presiden 2019 memasuki tahap akhir yakni mencari tim terbaik antara Persebaya Surabaya dan Arema FC.

Leg kedua akan dihelat di Stadion Kanjuruhan Malang, Jumat 12 April 2019.

Di leg pertama, dua tim Jawa Timur itu bermain imbang 2-2 di Stadion Gelora Bung Tomo.

Tanggal 12 April 2019 nanti, akan ada satu klub yang menjadi juara gelaran Piala Presiden 2019.

Dan, mereka secara otomatis akan mendapatkan trofi Piala Presiden yang baru saja diperbaharui bentuknya.

Dikutip dari laman resmi PSSI, adalah Surya Aditya, seniman yang dipercaya untuk memperbaharui trofi Piala Presiden.

Ia mengatakan konsep dalam pembaruan tidak melenceng jauh dari konsep lama.

Hanya ada beberapa tambahan ornamen agar bentuk trofi lebih indah.

Surya Aditya tidak mengubah bentuk dasar trofi Piala Presiden kayar seniman Bali, Ida Bagus Ketut Lasem.

Halaman
1234
Editor: Rizki Laelani
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved