Koster Akan Gratiskan Stan Pameran PKB, Sebelumnya Bayar Rp 5 Juta hingga Rp 12 Juta

Jika dulu masyarakat yang menyewa stan pameran PKB dipatok harga bervariasi, tahun 2019 ini Gubernur Koster berencana menggratiskan stan PKB

Koster Akan Gratiskan Stan Pameran PKB, Sebelumnya Bayar Rp 5 Juta hingga Rp 12 Juta
Tribun Bali/Wema Satyadinata
Gubernur Bali, Wayan Koster. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pelaksanaan Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-41 dijadwalkan akan berlangsung selama sebulan penuh, dimulai pada 15 Juni-13 Juli 2019 di Taman Budaya Provinsi Bali.

Ada sesuatu yang berbeda dalam pelaksanaan PKB tahun 2019 ini dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, khususnya dalam hal pengaturan penyewaan stan pameran

Jika dulu masyarakat yang ingin menyewa stan pameran PKB dipatok harga bervariasi antara Rp 5 juta, Rp 6 juta, Rp 10 juta hingga Rp 12 juta, rencananya pada PKB tahun 2019 ini Gubernur Bali Wayan Koster akan menggratiskannya alias tidak memungut biaya.

Dikatakan Koster, dirinya sudah memanggil Kadis Pendapatan untuk menanyakan berapa jumlah uang yang bisa didapatkan jika memungut bayaran untuk stan pameran.

Baca: Caleg Digugat, Ayah Korban: Saya Titipkan Anak Kondisi Sehat, Pulang Jadi Jenazah

Baca: Stefano Lilipaly Minta Pemain Bali Unitd Fokus Pada Setiap Pertandingan

Selanjutnya Kadis pendapatan menyebut Pemprov Bali bisa mendapat Rp 1,2 miliar dari penyewaan stan-stan itu.

“Saya panggil Kadis Pendapatan. Coba hitung ada berapa kiosnya? Ada sekian, Pak. Bayar berapa? Ada Rp 5 juta, Rp 6 juta, Rp 10 juta dan Rp 12 juta. Total berapa? Rp 1,2 miliar. Mencari uang Rp 1,2 miliar kok menyusahkan orang,” ungkap Koster saat menyampaikan kuliah umum di Kantor LLDIKTI Wilayah 8, Rabu (10/4/2019).

Sedangkan, lanjut dia, pedagang yang berjualan di sana adalah orang yang hanya berjualan genta, baju Bali, bokor, kain, dan kerajinan lainnya, sehingga belum tentu mereka mendapat untung namun diwajibkan membayar terlebih dahulu. 

Baca: Launching 89 Titik Free Wi-Fi di Jembrana, Gubernur Koster Sebut Akan Tambah 200 Titik

Baca: Terkini, Foto dan Video Audrey Viral, Ifan Seventeen: Audrey ingin Orang tahu Kalau Dia Kuat

“Nanti tidak bayar lagi. Format pamerannya akan diubah menjadi lebih bagus. Ngapain cari duit Rp 1,2 miliar. Saya gak masuk hitungan yang seperti itu,” tegasnya.

Menurutnya lebih baik mencari uang di tempat yang benar-benar untuk mencari uang, sedangkan PKB bukan tempat cari uang tetapi tempat untuk membantu rakyat.

Dengan menarik bayaran, maka yang diberatkan banyak orang, yang mana mereka adalah pedagang-pedagang kecil.

“Kalau itu digratiskan kan senang mereka dan doanya jadi bagus,” imbuh Gubernur asal Buleleng ini. (*)

Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved