Koster Beri Tugas Khusus Pada Kadis Perhubungan, 12 Pejabat Eselon II dan Seorang Dirut RS Dilantik

Wayan Koster melantik dan mengambil sumpah jabatan 12 pejabat Eselon II dan Dirut UPTD Rumah Sakit Mata Bali Mandara Dinas Kesehatan Provinsi Bali

Koster Beri Tugas Khusus Pada Kadis Perhubungan, 12 Pejabat Eselon II dan Seorang Dirut RS Dilantik
Tribun Bali/Wema Satyadinata
Upacara Pelantikan - Gubernur Bali Wayan Koster melantik dan mengambil sumpah jabatan 12 orang pimpinan tinggi pratama (pejabat Eselon II) dan seorang Direktur Utama (Dirut) UPTD Rumah Sakit Mata Bali Mandara, di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Rabu (10/4/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Gubernur Bali Wayan Koster melantik dan mengambil sumpah jabatan 12 orang pimpinan tinggi pratama (pejabat Eselon II), dan seorang Direktur Utama (Dirut) UPTD Rumah Sakit Mata Bali Mandara Dinas Kesehatan Provinsi Bali.

Dalam arahannya, Koster memberi tugas khusus kepada Kepala Dinas (Kadis) Perhubungan yang baru, I Gede Samsi Gunartha agar mempersiapkan konsep pengembangan sistem transportasi terintegrasi di Bali.

“Saya minta (Kadis Perhubungan) untuk membikin konsep layanan transportasi publik di Bali yang terintegrasi darat, laut dan udara,” kata Koster dalam arahannya saat acara pelantikan di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Rabu (10/4/2019).

Koster memberi target konsepnya harus selesai tahun 2019 ini.

Selanjutnya tahun 2020 secara bertahap sudah dapat dijalankan programnya satu per satu.

Dalam bidang transportasi laut, lanjut dia, hal yang harus menjadi perhatian terutama pada pengembangan dermaga, misalnya dermaga yang menghubungkan Bali daratan dan Nusa Penida, Nusa Lembongan, Nusa Ceningan yang menjadi konektivitas antar kepulauan dan antar kabupaten di Bali.

Selanjutnya, Samsi Gunartha diminta untuk memikirkan konsep wisata laut keliling Bali agar menjadi suatu yang menarik untuk Bali sebagai destinasi pariwisata. 

Kemudian juga konsep pembangunan kereta api yang akan dikembangkan dalam rangka pelayanan publik dan sebagai transportasi wisatawan. 

Baca: Peringati Serangan Umum Kota Denpasar ke-72, Empat Veteran Dapat Bantuan Rp 15 Juta

Baca: Uji Kompetensi Bidang Perhotelan dan Usaha Perjalanan Wisata di LSP SMKN 1 Singaraja

Maka dari itu, ia juga menugaskan Kadis Perhubungan berkoordinasi dengan Dirjen Kereta Api untuk menyusun konsep transportasi perkeretaapian di Bali, jalur utara-selatan dan lingkar Bali sebagai bagian dari masterplan infrastruktur. 

Sementara itu, Kadis Perhubungan, I Gede Samsi Gunartha ketika dikonfirmasi terkait tugas khusus yang diberikan Gubernur Bali mengatakan, yang akan dilakukan adalah membangun semacam konektivitas antar pusat-pusat kegiatan, baik itu yang sifatnya nasional maupun kawasan strategis provinsi, supaya bisa cepat dicapai.

Halaman
1234
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved