Pembuang Limbah di Tukad Taman Pancing Pemogan Didenda Rp 2 Juta

Arifin, salah seorang pembuang limbah di Tukad Taman Pancing, Pemogan, Denpasar, bengong merenung setelah didenda Rp 2 juta

Pembuang Limbah di Tukad Taman Pancing Pemogan Didenda Rp 2 Juta
Tribun Bali/I Putu Supartika
Sidang Tipiring di PN Denpasar, Rabu (10/4/2019). Terdapat 5 pembuang limbah dan 4 PKL yang berjualan bukan pada tempatnya disidang tipiring hari ini. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Arifin, salah seorang pembuang limbah di Tukad Taman Pancing, Pemogan, Denpasar, bengong merenung setelah didenda Rp 2 juta.

Ia adalah salah satu dari lima pelaku pembuang limbah yang disidang tipiring di Pengadilan Negeri Denpasar, pada Rabu (10/4/2019) siang.

Arifin mengaku salah dan menerima putusan denda tersebut dan berjanji akan berbenah.

"Saya punya usaha sablon lokalan di Pemogan. Sudah 10 tahun saya melakoni usaha itu. Saya terima dan akan memperbaiki diri," kata Arifin.

Lima orang pembuang limbah ini dijatuhi denda Rp 2 juta atau kurungan selama lima hari serta membayar uang sidang Rp 2.000.

Baca: Porsenijar 2019 Cabor Woodball Tambah Nomor Perlombaan, Jumlah Peserta Ikut Meningkat

Baca: Kota Denpasar Optimistis Pertahankan Juara Umum Porsenijar Bali

Kasatpol PP Kota Denpasar, Dewa Gede Anom Sayoga mengatakan, walaupun sudah sering dilakukan penindakan bagi pelanggar, namun masih saja ada yang melakukan pelanggaran.

"Sebelumnya kami juga sudah tipiring pengusaha laundry dan tempat cuci mobil karena buang limbah ke sungai, namun tetap saja masih ada yang melanggar," kata Sayoga.

Sayoga menambahkan, tipiring ini sebagai upaya revolusi mental bagi masyarakat agar tak mengulangi perbuatannya.

Walaupun masih ada pelanggaran, namun ia mengklaim sudah ada penurunan pelanggar daripada tahun 2018 kemarin.

Halaman
12
Penulis: Putu Supartika
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved