60 Anak SLB Se-Bali Ikut Lomba Keterampilan Siswa

Di Hotel Mahajaya Ubung Denpasar dan SLBN 1 Badung digelar Lomba Keterampilan Siswa (LKS) yang diikuti oleh 60 anak berkebutuhan khusus

60 Anak SLB Se-Bali Ikut Lomba Keterampilan Siswa
Tribun Bali/I Putu Supartika
Lomba Keterampilan Siswa Berkebutuhan Khusus di Hotel Mahajaya, Kamis (11/4/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Di Hotel Mahajaya Ubung Denpasar dan SLBN 1 Badung, digelar Lomba Keterampilan Siswa (LKS) yang diikuti oleh 60 anak berkebutuhan khusus (ABK) dari 12 SLB se-Bali.

Lomba ini bertujuan menyeleksi ABK untuk mewakili Bali dalam Lomba Keterampilan Siswa Nasional yang akan digelar di Bandung pada September 2019 mendatang.

"Dari hasil seleksi yang mendapat peringkat tertinggi akan dikirim ke tingkat nasional mewakili Bali. Dalam LKS ada 9 lomba di antaranya membatik, tata boga, kriya kayu, busana atau menjahit di SLB 1 Badung Jimbaran. Dan di sini (Hotel Mahajaya) ada 5 yakni merangkai bunga, kecantikan, hantrana, dan kerajinan daur ulang," kata Kasi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter Dinas Pendidikan Provinsi Bali, Wayan Dwija, Kamis (11/4/2019), di Hotel Mahajaya.

Baca: TRIBUN WIKI - 5 Tempat Angker di Bali, Berani Uji Nyali di Sini?

Baca: 3 Tab Generasi Terbaru dari Samsung, Dukung Gaya Hidup Hingga Pendidikan, Mulai Rp 3 Jutaan

Rencananya minimal ada 100 peserta yang ikut lomba ini, melainkan dikarenakan ada pemangkasan anggaran maka peserta yang ikut hanya 60 siswa.

Dalam lomba ini, satu peserta didampingi oleh satu pendamping yang bertanggungjawab pada ABK ini.

Hal ini dikarenakan anak yang ikut kebanyakan tuli bisu dan juri tidak bisa bahasa isyarat.

"Juri belum paham bahasa isyarat, jadinya apa kemauan juri ke anak-anak nanti disampaikan pendampingnya," kata Dwija.

Dalam kurikulum pendidikan untuk anak SLB, Dwija mengatakan lebih menekankan pada keterampilan daripada teori.

Baca: Seleksi Diikuti Ratusan Pemain, PSSI Gianyar Hanya Akan Jaring 30 Pemain Terbaik

Baca: Piala Bupati Gianyar Masuk Babak 16 Besar, Pengurus PSSI Minta Tetap Junjung Sportivitas

Proporsinya yakni 70 persen keterampilan dan 30 persen teori.

"Kami utamakan keterampilan, sedangkan untuk teori nomor dua. Ini bagaimana agar setelah tamat anak bisa mandiri, misalnya bisa merias, mereka bisa kerja di salon kecantikan atau juga bisa merangkai bunga," katanya.

Ia mengakui agak sulit memberi pelajaran teori pada ABK ini.

Sehingga apa bakat anak tersebut, itu yang dikembangkan secara optimal.

Di Bali ada 14 SLB dimana 11 merupakan SLB negeri dan 3 swasta. (*) 

Penulis: Putu Supartika
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved