Catut Nama Garuda Tipu Korban Rp 57 Juta, Sarah Dituntut Tiga Tahun Penjara

Modusnya, ia mencatut nama Garuda dan memberikan poin hasil penjualan tiket maskapai Garuda Indonesia dengan mobil dan motor baru

Catut Nama Garuda Tipu Korban Rp 57 Juta, Sarah Dituntut Tiga Tahun Penjara
Tribun Bali/I Putu Candra
Diadili lagi - Terdakwa Sarah Barzan Nisha usai menjalani persidangan di PN Denpasar pada Rabu (10/4/2019). Dia disidang lagi setelah sebelumnya sempat tersangkut kasus penipuan. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dua tahun pernah menghuni jeruji besi atas perkara penipuan, tidak membuat Sarah Barzan Nisha (31) kapok.

Ia kembali dinyatakan terbukti melakukan penipuan di persidangan Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Rabu (10/4/2019).

Modusnya, ia mencatut nama Garuda Indonesia dan memberikan poin hasil penjualan tiket maskapai Garuda Indonesia dengan mobil dan motor baru.

Korbannya sudah menyetor Rp 57 juta.

Kasus ini bermula dari terdakwa yang tinggal di Hotel Amaris Jalan Sunset Road, Kuta, mendatangi kos Hendrikus Hona Mone (saksi) di Banjar Batan Asem, Sempidi, Mengwi.

Terdakwa mengatakan telah mendapat poin hasil penjualan tiket Garuda Indonesia.

Poin itu bisa ditukar dua mobil dan satu unit sepeda motor. 

Kemudian terdakwa meminta Hendrikus mencarikan pembeli.

Hendrikus pun lalu ingat jika temannya bernama Christiana Gamba (korban) pernah bercerita hendak membeli mobil.

Baca: Gubernur Siapkan Skema KKN Semesta Berencana di Bali, Pengelompokan Sesuai Bidang Keilmuan

Baca: Barcelona Sukses Menekuk MU di Old Trafford Tapi Gerard Pique Masih Waswas, Mengapa?

Singkat cerita, tanggal 29 Oktober 2018 pukul 09.00 Wita Hendrik mengantarkan terdakwa Sarah ke warung Christiana, di Jalan Kertanegara, Nomor 8, Banjar Poh Gading, Ubung Kaja, Denpasar. 

Halaman
1234
Penulis: Putu Candra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved