Catut Nama Garuda Tipu Korban Rp 57 Juta, Sarah Dituntut Tiga Tahun Penjara

Modusnya, ia mencatut nama Garuda dan memberikan poin hasil penjualan tiket maskapai Garuda Indonesia dengan mobil dan motor baru

Catut Nama Garuda Tipu Korban Rp 57 Juta, Sarah Dituntut Tiga Tahun Penjara
Tribun Bali/I Putu Candra
Diadili lagi - Terdakwa Sarah Barzan Nisha usai menjalani persidangan di PN Denpasar pada Rabu (10/4/2019). Dia disidang lagi setelah sebelumnya sempat tersangkut kasus penipuan. 

"Terdakwa mengatakan pada korban, jika ada promo tiket Rp 250 ribu untuk penerbangan pulang pergi Denpasar-Kupang. Karena tergiur, korban pun membayarnya. Total uang yang dibayarkan korban kepada terdakwa Rp 57 juta," beber Jaksa Cok Intan.

Setelah menerima uang, 9 November 2018 terdakwa membuat surat palsu untuk pengambilan mobil dan motor yang dimaksud.

Terdakwa membuat surat tersebut di sebuah warnet.

Dalam surat nomor 0176/GARUDA/MNGR/2018 itu, mobil dan sepeda motor bisa diambil tanggal 11 November 2018 di Kantor Garuda Indonesia di Bandara Ngurah Rai.

Kala korban mengajak untuk mengambil dua unit mobil dan satu motor, terdakwa tidak bisa dan mengaku sakit.

Korban disuruh datang langsung ke Kantor Garuda Indonesia di bandara.

Sesampainya di Kantor Garuda Indonesia di Bandara Ngurah Rai, korban tidak bisa mengambil dua unit mobil dan satu unit sepeda motor berikut tiket pulang pergi Denpasar-Kupang.

Pihak Garuda Indonesia menyatakan tidak pernah mengadakan kerja sama apapun dengan terdakwa.

Pihak Garuda Indonesia juga tidak pernah mengadakan penukaran poin hasil penjualan tiket. (*)

Penulis: Putu Candra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved