Gubernur Siapkan Skema KKN Semesta Berencana di Bali, Pengelompokan Sesuai Bidang Keilmuan

Gubernur Bali Wayan Koster sedang menyiapkan skema yang melibatkan akademisi bersinergi dengan pemerintah Provinsi Bali

Gubernur Siapkan Skema KKN Semesta Berencana di Bali, Pengelompokan Sesuai Bidang Keilmuan
Tribun Bali/Wema Satyadinata
Kuliah Umum - Gubernur Bali Wayan Koster saat memberi kuliah umum kepada ratusan orang dosen dan mahasiswa perguruan tinggi swasta di Kantor Kopertis Wilayah VIII, Denpasar, Rabu (10/4/2019). 

Saat dikonfirmasi usai acara, ia menyebut sebenarnya program beasiswa sudah dimulai tahun 2019 ini untuk bidang kedokteran spesialis anak dan spesialis kandungan.

Selanjutnya tahun 2020 akan dibuat program yang jangkauan bidangnya lebih luas untuk memenuhi program prioritas pembangunan semesta berencana, yaitu program beasiswa S1, S2 hingga S3.

Baca: Nekat Curi Uang Tetangga Rp 2 Juta, Pelaku di Bawah Umur Akan Jalani Diversi

Baca: Juventus Kandas di Kandang Ajax, Massimiliano Allegri Ungkap Sejumlah Kekurangan Para Pemainnya

Sebelumnya saat bertatap muka dengan para Kepala puskesmas se-Bali beberapa waktu lalu, Koster menyampaikan tengah merancang agar setiap puskesmas minimum harus memiliki dokter spesialis kandungan dan spesialis anak.

“Semua puskesmas harus ada. Nanti siapa yang mau jadi dokter kandungan dan anak, kita akan kuliahi dengan beasiswa, salah satunya dari APBD Provinsi. Silakan daftar, tapi kalau sudah lulus harus mau bekerja di puskesmas,” ucapnya.

Ia bertekad setiap puskesmas harus memiliki dokter spesialis kandungan dan spesialis anak, supaya ibu-Ibu yang akan melahirkan bisa diperiksa dengan teratur di puskesmas, sehingga tidak perlu jauh-jauh melakukan pemeriksaan.

Begitu juga ketika melahirkan, bayinya bisa diperiksa di puskesmas.

Dengan begitu diharapkan risiko bayi meninggal saat melahirkan menjadi kecil ataupun risiko ibu-ibu yang mengalami keguguran saat mengandung bisa berkurang.

Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah VIII Prof Dr Nengah Dasi Astawa menyambut positif kuliah umum Gubernur Koster di Kantor Kopertis Wilayah VIII yang menaungi 60 perguruan tinggi swasta tersebut.

Dasi Astawa meyakini bahwa Gubernur Koster bisa membawa pendidikan tinggi di Provinsi Bali ke arah yang lebih baik. (*)

Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved