Hukum Warisan Gak Diskriminatif, Yang Bikin Masalah Rakus

Sejumlah kasus dalam urusan harta gunakaya tidak berpihak atau diskriminatif terhadap hak-hak perempuan

Hukum Warisan Gak Diskriminatif, Yang Bikin Masalah Rakus
Tribun Bali/I Wayan Erwin Widyaswara
Wawancara Khusus dengan Ahli Hukum Adat Bali dari Universitas Udayana, Prof. Dr. Wayan P. Windia SH Msi 

Wawancara Khusus dengan Ahli Hukum Adat Bali dari Universitas Udayana, Prof. Dr. Wayan P. Windia SH Msi

Hukum Warisan Gak Diskriminatif, Yang Bikin Masalah Rakus

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dalam diskusi bertajuk “Ada Apa Dengan Janda di Pulau Dewata” di Denpasar pada akhir April lalu, Direktur Eksekutif Lembaga Bantuan Hukum Bali Woman Crisis Centre (LBH Bali WCC) Ni Nengah Budawati mengatakan, sejumlah kasus dalam urusan harta gunakaya dianggapnya tidak berpihak atau diskriminatif terhadap hak-hak perempuan.

Diantara kasus warisan yang disebutkan Budawati, ada yang sampai ke pengadilan dan putusan akhirnya cukup melegakan, karena dianggap ada keberpihakan pada wanita.

Di Singaraja, misalnya, putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) menetapkan seorang janda berusia 80-an tahun akhirnya mendapatkan kembali keadilan.

Persisnya, kalau ahli waris mau menjual warisan (yang dalam hal ini berupa tanah), maka itu harus se-persetujuan kedua belah pihak, yakni si nenek (yang semua anaknya perempuan) dan keponakannya sebagai ahli waris.

Ditetapkan juga, fisik sertifikat tanah dalam penguasaan si nenek, bukan ahli warisnya.

Untuk mengetahui lebih jauh tentang makna dari kasus-kasus yang muncul seputar warisan dalam hukum adat Bali, Tribun Bali mewawancarai ahli hukum adat Bali dari Universitas Udayana, Prof. Dr. Wayan P. Windia SH Msi.

Bagaimana sebenarnya makna warisan dalam hukum adat Bali?

Pada dasarnya warisan itu adalah tanggung jawab atau swadharma. Tanggungjawab itu ada tiga. Tanggungjawab terhadap parahyangan, tanggungjawab terhadap pawongan, dan terhadap palemahan. Itu prinsip dasar. Dalam tanggungjawab itu, ada yang mempunyai nilai ekonomi, dan ada yang tidak mempunyai nilai ekonomi.

Baca: Breaking News: Ketua Kadin Bali Diamankan Polda Bali di Jakarta, Pagi Ini Menuju Denpasar

Baca: Pegawai RSBM Akan Dites Ulang, Koster Sebut Banyak Lewat Jalur Belakang

Halaman
1234
Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved