Pemilu 2019

KPU Kota Denpasar Gelar Simulasi Pemilu 2019, Nama Peserta & Parpol Diganti Nama Buah-buahan

KPU Kota Denpasar gelar simulasi pemungutan dan pemghitungan suara Pemilu Serentak 2019

KPU Kota Denpasar Gelar Simulasi Pemilu 2019, Nama Peserta & Parpol Diganti Nama Buah-buahan
Tribun Bali/Noviana Windri Rahmawati
Suasana simulasi pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2019 yang digelar di Balai Banjar Sapta Bumi, Desa Tegal Harum, Denpasar Barat, Kamis (11/4/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Noviana Windri Rahmawati

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - KPU Kota Denpasar gelar simulasi pemungutan dan pemghitungan suara Pemilu Serentak 2019.

Simulasi pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2019 digelar di Balai Banjar Sapta Bumi, Desa Tegal Harum, Denpasar Barat, Kamis (11/4/2019).

Sementara, spesimen surat suara nama peserta Pemilu dan mana partai politik diganti dengan nama buah-buahan.

"Jadi ini untuk mengurangi kemungkinan terjadinya pemetaan. Dan ini kami cetak khusus sehingga hal-hal yang tidak diinginkan bisa dihindari," tutur Ketua KPU Kota Denpasar, Wayan Arsa Jaya

Wayan Arsa Jaya mengatakan simulasi ini diadakan sama seperti hari H pada 17 April 2019 mendatang.

Baca: Tiga Hari ke Depan BMKG Prediksi Bali Diguyur Hujan, Waspada Petir dan Angin Kencang

Baca: Esok Panca Wali Krama di Besakih Berakhir, Penjor Dicabut dan Abunya Ditanam di Pekarangan

"Jadi simulasi ini digelar dengan mengundang 250 orang pemilih di DPT yang dipakai untuk simulasi ini. 250 orang pemilih yang terlibat adalah dari warga sekitar banjar. Logistiknya sudah menyesuaikan. TPS juga di-setting sesuai dengan keadaan real seperti pada hari H," ucapnya.

Simulasi ini juga melibatkan para petugas PPS, KPPS, penyelenggara tingkat desa dan kelurahan sebagai saksi yang nanti akan bertugas pada hari H.

"Tujuan simulasi ini untuk memeroleh dan menggali sebanyak-banyaknya hal-hal yang sekiranya nanti menjadi permasalahan di TPS pada hari H,"

Baca: TRIBUN WIKI - Makanan Khas Buleleng yang Wajib Dicicipi, dari Blayag hingga Jukut Undis

Baca: Ditreskrimum Polda Bali Sebut Ketua Kadin Bali Sudah Ditetapkan Tersangka Sejak Jumat Lalu

"Kami juga memberikan ruang untuk mengimplementasikan, menerapkan hal-hal teknis dari penyelenggaraan pemungutan suara dan penghitungan suara di TPS," paparnya.

Simulasi yang digelar sama seperti pada hari H yakni dimulai pada pukul 07.00 Wita hingga 13.00 Wita.

Yang akan dilanjutkan dengan penghitungan suara dan diakhiri dengan membagikan formulir C dan C1 kepada para petugas KKPS dan saksi.

"Karena ini simulasi, KPPS kita sedikit grogi ya. Sejauh ini kendala belum kita temui. Tapi memang pada awal TPS dibuka, KPPS memerlukan waktu yang relatif lama dalam penghitungan logistik," ungkapnya.(*)

Penulis: Noviana Windri
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved