Ngurah Agung Terima Rp 26 M, Wayan Wakil Rp 8 M, Tersangka Lain Kasus Sudikerta Ditahan Polda Bali

Setelah dua kali diperiksa sebagai tersangka, Anak Agung Ngurah Agung dan Wayan Wakil, kini resmi ditahan, Rabu (10/4/2019) malam

Ngurah Agung Terima Rp 26 M, Wayan Wakil Rp 8 M, Tersangka Lain Kasus Sudikerta Ditahan Polda Bali
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
RESMI DITAHAN - Dua tersangka lain kasus penipuan, penggelapan, pencucian uang jual beli tanah, AA Ngurah Agung (foto kiri) dan Wayan Wakil (foto kanan) resmi ditahan Polda Bali, Rabu (10/4/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Setelah dua kali diperiksa sebagai tersangka, Anak Agung Ngurah Agung dan Wayan Wakil, kini resmi ditahan, Rabu (10/4/2019) malam.

Ngurah Agung mengakui telah menerima uang Rp 26 miliar dari tersangka lainnya, I Ketut Sudikerta, dan Wayan Wakil menerima Rp 8 miliar dari PT Pecatu Bangun Gemilang (hasil penjualan tanah).

Sudikerta, mantan Wakil Gubernur Bali, bersama Ngurah Agung dan Wayan Wakil menjadi tersangka dugaan kasus penggelapan, penipuan, serta pencucian uang dalam jual beli tanah di wilayah Jimbaran kepada pemilik PT Maspion Grup Ali Markus.

Ketiganya telah ditahan di Rutan Polda Bali.

Sedang satu tersangka lainnya, Ida Bagus Herry Trisna Yuda (49), yang juga merupakan ipar dari Sudikerta, belum ditahan.

Sebelum resmi ditahan, Ngurah Agung dan Wayan Wakil, menjalani pemeriksaan dari pukul 14.30 Wita hingga pukul 19.00 Wita.

Usai pemeriksaan hampir 4,5 jam itu, keduanya langsung digiring ke dalam mobil untuk menjalani penahanan.

Sebelum ditahan mereka terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan.

“Benar ditahan keduanya. Setelah pemeriksaan mereka resmi ditahan. Peran keduanya aktif dalam permasalahan penipuan ini,” jelas Dirreskrimsus Polda Bali, Kombes Pol Yuliar Kus Nugroho, saat dikonfirmasi Tribun Bali, tadi malam.

Baca: Hukum Warisan Gak Diskriminatif, Yang Bikin Masalah Rakus

Baca: Breaking News: Ketua Kadin Bali Diamankan Polda Bali di Jakarta, Pagi Ini Menuju Denpasar

Kombes Yuliar menjelaskan, untuk tersangka I Wayan Wakil mengakui telah menerima aliran dana Rp 8 miliar dari PT Pecatu Bangun Gemilang yang merupakan hasil penjualan tanah.

Halaman
1234
Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved