2 Anggota TNI Tewas Tersambar Kereta Api, Pistol dan Peluru Berjatuhan

Dua anggota TNI nahas itu tewas setelah motor mereka terseret hingga 25 meter dari lokasi kejadian awal.

2 Anggota TNI Tewas Tersambar Kereta Api, Pistol dan Peluru Berjatuhan
Tribun Bali/Prima
Ilustrasi mayat 

TRIBUN-BALI.COM - Dua anggota TNI tewas tersambar kereta api di Jakarta.

Dua anggota TNI nahas itu tewas setelah motor mereka terseret hingga 25 meter dari lokasi kejadian awal.

Informasi dari kepolisian 2 anggota TNI itu tersambar kereta api karena menerobos palang pintu perlintasan kereta api yang sudah ditutup.

 
Seperti dilansir Surya.co.id dari Kompas.com, dua orang anggota TNI naik motor tewas tertabrak kereta di pelintasan Jalan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (11/4/2019), pukul 09.30 WIB.

Dua orang tersebut yakni Syahrun Niam (37) dan Agus Yulianto (43) yang merupakan anggota Tentara Nasional Indonesia ( TNI).

Kepala Satuan Lalu Lintas Kompol Lilik mengatakan, korban tewas tertabrak kereta setelah nekat menerobos palang pintu pelintasan yang sudah tertutup.

Menurut Lilik, awalnya Syahrun yang membonceng Agus itu melaju dari arah barat menuju arah timur dengan melawan arah di jalan Poltangan, tepatnya di pelintasan kereta api wilayah Pasar Minggu.

Ketika itu, pintu pelintasan telah menutup sempurna.

Namun, Syahrun nekat menerobos pelintasan hingga tertabrak kereta yang datang dari arah utara menuju selatan.

Akibat kecelakaan itu, tubuh kedua korban dan sepeda motornya terseret hingga 25 meter dari lokasi kejadian.

Halaman
12
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved