Surat Tuntutan Jaksa Belum Siap, Sidang Perkara Biogas Nusa Penida Ditunda

Tiga terdakwa kasus dugaan korupsi proyek biogas di Nusa Penida Klungkung tahun 2014 kembali menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar

Surat Tuntutan Jaksa Belum Siap, Sidang Perkara Biogas Nusa Penida Ditunda
Tribun Bali/I Putu Candra
(Ki-Ka) I Made Catur Adnyana, Gede Gita Gunawan dan Thiarta Ningsih saat menunggu giliran sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar. 

Diketahui, perkara ini mencuat dari temuan tahunan BPK.

Temuan tersebut menyatakan jika ada proyek tidak termanfaatkan di Kecamatan Nusa Penida.

Setelah didalami, proyek tersebut merupakan pemasangan proyek energi terbarukan biogas senilai Rp 896.870.700 yang bersumber dari DAK Kementerian ESDM dan dana pendamping dari Pemkab Klungkung 10 persen.

Baca: Tahanan Kabur Polresta Denpasar Diringkus di Bondowoso, Ditembak Karena Melawan Saat Diamankan

Baca: Dukungan Bupati Badung untuk JKN-KIS Sehat Bermartabat

Proyek tersebut leading sektornya di Badan Pemerdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa, dan KB saat itu.

Pemasangan proyek energi terbarukan biogas dikerjakan tahun 2014, dengan sasaran tiga desa yakni Desa Kutampi Kaler, Kelumpu, dan Desa Sakti.

Pemasangan biogas itu ditarget 40 unit, tersebar di tiga desa tersebut.

Namun yang terpasang 38 unit dan parahnya proyek ini setelah dicek ternyata sama sekali tidak termanfaatkan.

Padahal per satu unit bernilai Rp 22 juta.

Atas perbuatan yang diduga dilakukan ketiga terdakwa, negara mengalami kerugian mencapai Rp 729.912.654.

Di samping itu proyek yang sebenarnya sangat bermanfaat bagi warga di Nusa Penida akhirnya hanya menjadi monumen korupsi di kawasan tersebut. (*)

Penulis: Putu Candra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved