Tiga Anak NTT Ini Akan Latihan Sepak Bola di Belanda

Tiga anak tersebut yakni Marten Yetimau asal Kabupaten Alor, Crespo Hale asal Kabupaten Belu dann Erik Kaba asal Kabupaten Timor

Tiga Anak NTT Ini Akan Latihan Sepak Bola di Belanda
Dokumen Fary Francis
Tiga orang anak asal Akademi Sepak Bola Bintang Timur Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), saat meminta restu Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT) Eko Putro Sandjojo 

TRIBUN-BALI.COM, KUPANG - Tiga orang anak asal Akademi Sepak Bola Bintang Timur Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), berlatih di Belanda.

Tiga anak tersebut yakni Marten Yetimau asal Kabupaten Alor, Crespo Hale asal Kabupaten Belu dann Erik Kaba asal Kabupaten Timor Tengah Selatan.

Sebelum ke Belanda tiga anak itu bertemu dengan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT) Eko Putro Sandjojo, di Kantor Menteri Pemuda dan Olahraga.

Pertemuan mereka dengan Menteri Desa itu, difasilitasi oleh Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemi Francis.

Baca: Potongan Kepala Guru Honorer Ditemukan, 2 Pelaku Mutilasi Dibekuk di Jatim dan Jakarta

Baca: Ramalan Zodiak Jumat 12 April 2019, Carpricorn Banyak Tanggung Jawab, Gemini Gembira

Baca: Fakta Mahasiswi Undiksha yang Tewas Mengenaskan dengan Pacar Terungkap, Ada Suara ini dari Kamar

Ketiganya, didampingi Pelatih Berth Pentury, Pelatih Dwi P Alfarist, dan Ferry Budiyanti selaku penghubung.

"Mereka anak-anak desa yang datang bertemu Menteri Desa untuk minta restu dan melaporkan bahwa malam ini mereka akan berangkat ke Belanda,"ucap Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemi Francis kepada Kompas.com, melalui sambungan telepon seluler Kamis (11/4/2019) malam.

Menurut Fary, selama tiga minggu, mereka akan berlatih di salah satu klub Belanda, tentang sepak bola modern.

Fary berharap, tiga anak asal NTT itu bisa mendapatkan teknik bermain bola yang baik, sehingga bisa diterapkan di Indonesia khususnya di NTT.

Untuk diketahui, Marten, Crespo dan Erik adalah siswa Akademi Bintang Timur Atambua.

Akademi yg didirikan oleh Fary Francis di Dusun Wesasuit, Desa Kabuna, Kecamatan Kakuluk Mesak, kabupaten Belu, yang berbatasan dengan Timor Leste.

Selain akademi, di lokasi ini sudah lebih dahulu berdiri Sekolah Sepak Bola (SSB) Bintang Timur.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Tiga Anak Perbatasan RI-Timor Leste Akan Berlatih di Belanda

Editor: DionDBPutra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved