Uji Coba Briket Jadi Bahan Bakar Alternatif Bagi Sentra Usaha Pemindangan

Penggunaan briket yang dihasilkan dari TOSS ini rencananya akan diuji coba sebagai bahan bakar alternatif bagi sentra usaha pemindangan

Uji Coba Briket Jadi Bahan Bakar Alternatif Bagi Sentra Usaha Pemindangan
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
PEMINDANGAN - Warga sedang merebus ikan tongkol di Sentra Pemindangan Desa Kusamba Klungkung, Kamis (11/4/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Pemkab Klungkung sejak tahun 2017 menggalakkan sistem Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) untuk mengolah sampah di Klungkung.

Penggunaan briket (hasil olahan sampah) yang dihasilkan dari TOSS ini rencananya akan diuji coba sebagai bahan bakar alternatif bagi sentra usaha pemindangan di Desa Kusamba.

Nantinya briket akan didistribusikan ke para pemindang untuk menggantikan kayu bakar yang selama ini digunakan dalam proses perebusan ikan tongkol.

Uji coba briket ini dilakukan sebagai upaya penggunaan kayu bakar di sentra pemindangan.

Briket sendiri merupakan hasil akhir dari sampah yang telah diolah dengan sistem TOSS.

Briket sendiri memiliki karakteristik seperti batu bara.

Baca: 2 Pria Pelaku Pembunuhan Sadis Guru Honorer yang Tewas Dimutilasi di Kediri Ditangkap

Baca: Bawaslu Terjunkan 1.544 Pengawas TPS di Tabanan

Bahkan awalnya briket juga digunakan untuk bahan bakar pembangkit listrik oleh Indonesia Power.

"Rencana awalnya akan digunakan oleh Indonesia Power sebagai bahan bakar pembangkit listrik menggantikan batu bara. Tapi bisa juga ternyata dimanfaatkan untuk sektor lainnya," ujar Bupati Klungkung, Nyoman Suwirta, Kamis (11/4/2019).

Sebelumnya, Suwirta telah beberapa kali mencoba penggunaan briket sebagai energi alternatif.

Satu di antaranya dengan kompor yang bahan bakarnya dari briket.

Halaman
12
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved