Kardus Berisi 3.853 Benih Lobster Ditemukan di Bus Tak Berpenghuni, Polda Bali Selidiki Pelaku

Dit Pol Air Polda Bali sekitar pukul 12.00 Wita, Sabtu (13/4/2019) siang tadi melakukan pelepas-liaran terhadap 2.038 benih lobster.

Kardus Berisi 3.853 Benih Lobster Ditemukan di Bus Tak Berpenghuni, Polda Bali Selidiki Pelaku
Dok/Dit Pol Air Polda Bali
Dit Pol Air Polda Bali sekitar pukul 12.00 Wita, Sabtu (13/4/2019) siang tadi melakukan pelepas-liaran terhadap 2.038 benih lobster bersama instansi terkait. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dit Pol Air Polda Bali sekitar pukul 12.00 Wita, Sabtu (13/4/2019) siang tadi melakukan pelepas-liaran terhadap 2.038 benih lobster.

Benih-benih lobster tersebut awalnya ditemukan kemudian diamankan dari satu unit bus penumpang Buana Raya nopol DK 7729 GA yang ditemukan di sekitar pelabuhan Gilimanuk, Jumat (12/4/2019).

Dir Pol Air Polda Bali Kombes Pol Hadi Purnomo saat dikonfirmasi membenarkan pengamanan terhadap ribuan benih lobster tersebut.

"Iya, betul ada 3.853 benih yang ditemukan dan yang dalam keadaan mati berjumlah 1.820 ekor," kata Hadi kepada tribun-bali.com, malam ini.

Dia menjelaskan, kronologinya awal ditemukannya hewan tersebut berdasarkan hasil penyelidikan, Kamis (11/4/2019), lalu satwa malang tersebut ditemukan sekitar pukul 23.10 Wita.

"Anggota di lapangan melakukan pemeriksaan terhadap sebuah bus penumpang Buana Raya nopol DK 7729 GA. Dari hasil pemeriksaan bus ditemukan satu buah kardus warna coklat yang berisi delapan kantong plastik benur/benih lobster dengan jumlah total 3.853 ekor," jelas dia.

Dia merincikan, lobster tersebut berjenis pasir berjumlah 1.085 ekor dan Jenis mutiara berjumlah 2.768 ekor benih.

"Dari total yang diamankan 1.820 dalam keadaan mati dan 2.038 dalam keadaan hidup," rinci Hadi.

Dia juga menyebutkan, kerugian negara akibat dugaan penyelundupan dan penggelapan tersebut mencapai ratusan juta rupiah.

"Jumlah kerugian negara ditaksir Rp 135.410.000," sebutnya.

Ditanya kondisi pelaku, dia menambahkan pihaknya tengah melakukan pengejaran terhadap yang bersangkutan.

"Untuk pelaku saat ini masih dilakukan penyelidikan," singkatnya. (*)

Penulis: Busrah Ardans
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved