Wiki Bali

TRIBUN WIKI - Kisah Perjuangan I Gusti Ngurah Rai, Namanya Dijadikan Nama Jalan hingga Bandara

Untuk mengenang jasanya, nama I Gusti Ngurah Rai dijadikan nama bandara dan pangkalan TNI Angkatan Udara

TRIBUN WIKI - Kisah Perjuangan I Gusti Ngurah Rai, Namanya Dijadikan Nama Jalan hingga Bandara
Tribun Bali
I Gusti Ngurah Rai 

Heroisme Komandan 

Momentum pertempuran Puputan Margarana mengingatkan kembali pada heroisme seorang komandan, I Gusti Ngurah Rai, yang mampu meningkatkan moril pasukannya dalam pertempuran.

Hal tersebut tersirat dalam surat balasan yang disampaikan I Gusti Ngurah Rai kepada JBT Konig Komandan Pasukan NICA di Pulau Bali beberapa hari sebelum pecah Puputan Margarana yang berbunyi:

Merdeka...... ! Surat telah kami terima dengan selamat, dengan singkat kami sampaikan jawaban sebagai berikut. Semenjak pendaratan tentara tuan, pulau menjadi tidak aman. Bukti telah nyata, tidak dapat dipungkiri lagi. Lihatlah penderitaan menghebat, mengancam keselamatan rakyat bersama, tambah-tambah kekacauan ekonomi menjerat leher rakyat.

Keamanan terganggu, karena itu tuan memperkosa kehendak rakyat yang telah menyatakan kemerdekaannya. Soal perundingan, kami serahkan kebijaksanaan pemimpin-pemimpin kami dari Jawa. Bali bukan tempatnya perundingan diplomatik, dan saya bukan kompromis.

Saya atas nama rakyat hanya menghendaki lenyapnya Belanda dari Pulau Bali atau kami sanggup dan berjanji bertempur terus sampai cita-cita kami tercapai. Selama tuan tinggal di Bali, pulau Bali tetap menjadi belanga pertumpahan darah, antara kami dan pihak tuan. Sekian, harap menjadikan maklum adanya. Sekali Merdeka, tetap Merdeka !.

Pesawat Hercules nomor register 1341 yang akan membawa api obor Asian Games besok pagi saat dan sudah berada di Bali tengah parkir di Lanud Ngurah Rai, Selasa (24/7/2018).
Pesawat Hercules nomor register 1341 yang akan membawa api obor Asian Games besok pagi saat dan sudah berada di Bali tengah parkir di Lanud Ngurah Rai, Selasa (24/7/2018). (Istimewa)

Mengamati surat tersebut, maka bisa diambil kesimpulan bahwa I Gusti Ngurah Rai sangat berjiwa ksatria, tetap berpegang teguh pada tekad rakyat dan sama sekali tidak mau mundur walaupun hanya setapak.

Tekadnya ini juga dibuktikan dalam beberapa kali pertempuran yang pernah dimenangkannya, antara lain pada pertempuran di Tanah Aron tanggal 7 Juli 1946 dan penyerangan tangsi polisi NICA di Banjar Ole pada tanggal 18 November 1946.

Baca: Dadong Domi Bertahan Hidup dari Memulung di Usia Senja, Rawat Cucu dan Anak yang Sakit

Baca: Wayan Muka Laporkan Ketua DPRD Klungkung ke Pusat Terkait Dugaan Korupsi Dana Bansos di Nusa Penida

Namanya Diabadikan Sebagai Nama Jalan hingga Bandara

Dalam rangka mengenang Desa Margarana sebagai tempat pertempuran hebat dan mengenang jasa para pejuang yang telah gugur, maka dibangun Monumen Nasional Taman Pujaan Bangsa (TPB) Margarana dan setiap tanggal 20 November diperingati sebagai Hari Puputan Margarana.

Halaman
1234
Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved