Pemilu 2019

74 TPS di Bali Kategori Sangat Rawan, Kondisi Keamanan Kondusif Jelang Coblosan Pemilu 2019

Pengamanan untuk tahapan-tahapan Pemilu 2019 hingga hari H pencoblosan pada 17 April nanti, sudah berjalan 80 persen.

74 TPS di Bali Kategori Sangat Rawan, Kondisi Keamanan Kondusif Jelang Coblosan Pemilu 2019
Tribun Bali/Rizal Fanany
Sejumlah Petugas Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Denpasar melakukan proses distribusi logistik untuk keperluan pemilu serentak 2019 dari gudang penyimpanan sementara milik Kantor Pos di Jalan Tantular, Denpasar, Sabtu (13/4/2019). Distribusi logistik pemilu ini untuk kebutuhan TPS di wilayah Kecamatan Denpasar Utara, dengan lima jenis kotak suara dan kelengkapannya untuk Pilpres, DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten Kota. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Pengamanan untuk tahapan-tahapan Pemilu 2019 hingga hari H pencoblosan pada 17 April nanti, sudah berjalan 80 persen.

Pengamanan yang diberi sandi Operasi Mantap Brata Agung Polda Bali yang didukung oleh personel dari TNI dan Linmas itu, akan dilakukan hingga tahapan rekapitulasi suara dan pelantikan pejabat terpilih hasil Pemilu.

Polda Bali pun sudah melakukan pemetaan kerawanan kamtibmas terkait Pemilu. 

Dalam pemetaan kerawanan terkait Pemilu, Polda Bali mencatat ada 74 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Bali yang masuk kategori sangat rawan.

Total jumlah TPS di Bali dalam Pemilu 2019 ini sebanyak 12.384 TPS.

“Sandi operasi untuk pengamanan Pemilu 2019 di wilayah Bali adalah Operasi Mantap Brata Agung. Kami sudah jalankan 80 persen tugas pengamanan. Sejauh ini, kondisi dan situasi di wilayah Polda Bali aman dan kondusif,” kata Kepala Pusat Komando (Kaposko) Operasi Mantap Brata Agung 2019 Polda Bali, Kompol Ida Bagus Suastika, saat ditemui Tribun Bali di kantor Command Center Polda Bali, Sabtu (13/4) siang.

Dijelaskan Suastika, kategori kerawanan TPS dibagi tiga, yakni Kurang Rawan (KR), Rawan (R) dan Sangat Rawan (SR).

Penentuan kategori kerawanan itu berdasarkan pada beberapa indikator.

Kategori KR, kata Suastika, memiliki indikator-indikator yang tidak mengkhawatirkan.

Sedangkan kategori R memiliki empat indikator yakni tingkat kesiapan penyelenggara, sejarah konflik, potensi konflik pendukung pasangan calon, dan keberadaan pengurus parpol ganda di wilayah TPS itu.

Halaman
1234
Penulis: Busrah Ardans
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved