Pemilu 2019

Jangan Lupa, Pastikan Hal Ini Sebelum Anda Mencoblos Kertas Suara di Bilik Suara

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mengimbau kepada pemilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk lebih dulu mengecek dan memastikan surat suara

Jangan Lupa, Pastikan Hal Ini Sebelum Anda Mencoblos Kertas Suara di Bilik Suara
KPU
Segera cek di tempat pemungutan suara (TPS) mana Anda akan menyalurkan hak pilih. Berikut cara Cek lokasi TPS dan apakah kamu terdaftar jadi pemilih atau tidak. 

Jangan Lupa, Pastikan Hal Ini Sebelum Anda Mencoblos Kertas Suara di Bilik Suara

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mengimbau kepada pemilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk lebih dulu mengecek dan memastikan surat suara yang akan dicoblos sudah ada tanda tangan Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Jika tidak ada tanda tangan Ketua KPPS, maka surat suara tersebut tetap tidak dihitung karena tidak sah.

"Nah buat para pemilih jangan lupa memastikan surat suara sudah ditandatangani oleh Ketua KPPS. Karena kalau nanti sudah mencoblos dan dimasukkan kotak, ditemukan ketika dihitung surat suara tidak ada tanda tangan ketua KPPS. Maka itu dianggap tidak sah," jelas Komisioner KPU RI Ilham Saputra di kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Senin (15/4/2019).

Baca: Menakar Ketatnya Laga Bali United Bertajuk Reuni Coach Teco Bersama Persija Jakarta

Baca: Marko Simic Kembali dari Australia, CEO Persija: Hati-hati Bali United

Baca: Fakta Siswa SD Hamili Siswi SMA, Ancam Usir Korban, Digilir TTM, hingga Rencana Tes DNA Status Bayi

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Komisioner KPU RI Pramono Ubaid mengatakan pihaknya tengah membuat surat edaran, berisi informasi bahwa identitas TPS seperti nomor dan wilayah lokasi mencoblos boleh menggunakan stempel.

Hal itu dilakukan supaya meringankan kerja para Ketua KPPS.

"Kami sedang menyusun surat edaran dan diperbolehkan. Itu bagian mempercepat kerja KPPS," ujar Pramono.

Pramono juga mengingatkan kepada para pemilih agar memastikan kondisi fisik surat suara ketika diterima dari KPPS.

Jika mendapati ada kerusakan, pemilih diminta segera lapor ke petugas dan meminta surat suara pengganti.

"Langsung minta ganti ke KPPS nya. Ketika pemilih membuka surat suara di bilik itu harus dibuka dan dicek dulu surat suaranya apakah ada coblosan, sobek, atau berlobang. Kalau sobeknya sepanjang tidak di kolom peserta Pemilu tidak masalah," pungkas Pramono. (*)

 

Artikel ini ditulis Danang Triatmojo telah tayang di Tribunnews.com

Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved