Pendeta Ini Dipindahkan ke Desa Terpencil Gara-gara Istrinya Ikut Kontes Kecantikan

Hukuman itu dijatuhkan setelah istri sang pendeta diketahui mengikuti kontes kecantikan setempat di masa Pra-Paskah.

Pendeta Ini Dipindahkan ke Desa Terpencil Gara-gara Istrinya Ikut Kontes Kecantikan
Daily Mail/East2West News
Oksana Zotova 

TRIBUN-BALI.COM, MOSKWA - Seorang pendeta Kristen Ortodoks di wilayah pegunungan Ural, Rusia dipindahkan ke sebuah desa terpencil sebagai hukuman.

Hukuman itu dijatuhkan setelah istri sang pendeta diketahui mengikuti kontes kecantikan setempat di masa Pra-Paskah.

Oksana Zotova, yang mengelola sebuah salon kecantikan di kota Magnitogorsk, dinobatkan menjadi Putri Sensualitas dalam kontes itu.

Namun, Oksana kemudian dihujani kritik setelah sebuah situs berita Pikabu mengungkap bahwa dia adalah istri seorang pendeta. Dengan cepat otorita keagamaan di keuskupan setempat mendengar kisah itu.

Baca: Ramalan Zodiak Hari Ini Senin 15 April 2019, Cancer Kembali Jatuh Cinta

Baca: Dari Syahrini Hingga Nia Ramadhani, Ini 6 Sosok Istri Bos TV Swasta di Indonesia yang Kaya Raya

Baca: Terungkap Identitas Wanita Korban Pembunuhan 27 Tusukan di Hotel Benhil, Ternyata Mahasiswa 18 Tahun

Alhasil, Sergei Zotov, sang pendeta, langsung diberhentikan dari posisinya di Katedrak Kebangkitan Kristus di Magnitogorsk.

Sergei kemudian dipindahkan ke desa Fershampenuaz, sekitar 65 kilometer dari Magnitogorsk dan berpenduduk hanya 4.000 jiwa.

Nama desa itu diambil dari seorang tentara Kosak yang ikut memerangi pasukan Napoleon dalam pertempuran Fere-Champenoise pada 1814.

Sementara itu, Keuskupan Magnitogorsk tidak suka dengan pemberitaan terkait kegiatan istri Sergei Zotov.

Uskup Feodor Saprykin, ketua pengadilan keuskupan, memutuskan, kegiatan istri Sergei memamerkan diri di hadapan publik adalah sebuah dosa besar.
Feodor menambahkan, Sergei Zotov tidak akan direhabilitasi hingga istrinya bertobat.

"Pendeta macam apa yang tak bisa mengendalikan keluarganya sendiri. Lalu bagaimana dia bisa mengendalikan umatnya?" ujar Feodor.

Halaman
12
Editor: DionDBPutra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved