Pria Amerika Serikat Ini Tewas Diserang Burung Kasuari Peliharaannya

Malang, saat dilarikan ke rumah sakit, nyawa pria bernama Marvin Hajos itu tak tertolong. Pihak berwenang masih

Pria Amerika Serikat Ini Tewas Diserang Burung Kasuari Peliharaannya
AFP PHOTO/GOH CHAI HIN
Seekor burung kasuari terlihat di Desa Malagufuk, Sorong, Papua, Rabu (23/8/2017). Papua adalah rumah bagi sepertiga hutan hujan yang tersisa di Indonesia, namun perburuan dan penggundulan hutan yang merajalela telah menghancurkan populasi burung di banyak hutan di Papua. 

TRIBUN-BALI.COM, FLORIDA - Nasib tragis menimpa seorang pria asal Florida setelah diserang oleh hewan peliharaannya sendiri.

Pria tersebut ditemukan dalam kondisi terluka akibat serangan burung kasuari perliharaannnya.

Malang, saat dilarikan ke rumah sakit, nyawa pria bernama Marvin Hajos itu tak tertolong. Pihak berwenang masih menyelidiki keadaan yang menyebabkan kematian Hajos.

Mereka juga berkoordinasi dengan Komisi Perikanan dan Margasatwa Florida (FWC) untuk mengamankan dan menyelidiki "burung paling berbahaya di dunia" itu.

Baca: Ramalan Zodiak Hari Ini Senin 15 April 2019, Cancer Kembali Jatuh Cinta

Baca: Dari Syahrini Hingga Nia Ramadhani, Ini 6 Sosok Istri Bos TV Swasta di Indonesia yang Kaya Raya

Baca: Marak Terjadi Pembongkaran, BPJ Bali Gelar Pameran Dokumentasi Situs di Denpasar Art Space

FWC mengidentifikasi kasuari sebagai Margasatwa kelas II, yang bisa menimbulkan bahaya bagi manusia. Artinya, kepemilikan hewan ini harus disertai izin khusus.

Sebagai informasi, kasuari adalah burung asli daerah tropis seperti Queensland, Australia, dan Papua.

Sekilas, burung yang cantik dengan bulu hitam tebal menutupi tubuh mereka dan warna biru dan merah cerah menghiasi leher itu tidak berbahaya.

Namun, bagian paling berbahaya dari burung kasuari adalah kaki mereka. Kedua kaki kasuari dilengkapi dengan tiga cakar yang tajam.

Bagian paling berbahaya adalah cakar bagian tengah, yang mirip dengan belati dengan panjang bebera sentimeter.

"Jika Anda ditendang oleh kasuari dengan cakar itu, akan sangat melukai Anda," ungkap Eric Slovak, asisten kurator burung di Kebun Binantang Nasional Washington dikutip dari Science Alert, Senin (15/4/2019).

Halaman
12
Editor: DionDBPutra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved