Kapan Usia yang Tepat untuk Melakukan Investasi?

Banyak orang bertanya, di usianya yang menjelang 48, 58, 68, dan 78 tahun apakah dirinya telat berinvestasi?

Kapan Usia yang Tepat untuk Melakukan Investasi?
Ilustrasi/pixabay.com
Ilustrasi investasi keuangan 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Banyak orang bertanya, di usianya yang menjelang 48, 58, 68, dan 78 tahun apakah dirinya telat berinvestasi?

Jawabannya adalah, tidak. Tidak terlambat sama sekali.

Itupun berlaku untuk kaum milenial yang berusia 20 atau 30 tahun.

Usia tersebut tidak terlalu muda untuk memulai investasi. Bedanya adalah, Anda harus menyesuaikan strategi tergantung usia Anda.

Strategi ini juga harus disiapkan seiring bertambahnya usia.

Investor yang muda dan tua memiliki strategi yang berbeda.

Baca: BPJS Kesehatan KC Denpasar Telah Bayarkan  Rp 244.276.140.463 Sepanjang April

Baca: Tasya Kamila Pilih Investasi Reksa Dana untuk Masa Depan Anak, Simak Keuntungannya

"Saya memberi tahu klien yang lebih muda bahwa mereka harus memiliki lebih banyak saham daripada obligasi," kata Holly Newman Kroft, direktur pelaksana manajemen kekayaan di Neuberger Berman dilansir dari CNN, Selasa (16/4/2019).

Namun, hal itu tentu tidak berlaku bagi orang yang berusia 60 dan 70 tahun.

Kroft mengatakan, investor yang mendekati usia pensiun membutuhkan lebih banyak unsur keselamatan dan harus melihat obligasi dan perusahaan yang membayar dividen.

"Ketika Anda lebih tua, kesinambungan modal dan pendapatan lebih penting daripada pertumbuhan. Sebagai aturan umum, investor harus mulai dengan sekitar 60 persen hingga 80 persen dari uang yang telah mereka sisihkan untuk berinvestasi di saham dan mengurangi persentase itu sedikit ketika mereka hampir pensiun," kata Kroft.

Halaman
123
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved