Pemilu 2019

 KPU Bali Pecat KPPS yang Bagikan Stiker Caleg, Tak Boleh Jadi Penyelenggara Pemilu Seumur Hidup

KPU Bali pun bertindak tegas dengan langsung memecat oknum anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Denpasar yang membagi-bagikan

 KPU Bali Pecat KPPS yang Bagikan Stiker Caleg, Tak Boleh Jadi Penyelenggara Pemilu Seumur Hidup
Tribun Bali/Rizal Fanany
Sejumlah Petugas Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Denpasar melakukan proses distribusi logistik untuk keperluan pemilu serentak 2019 dari gudang penyimpanan sementara milik Kantor Pos di Jalan Tantular, Denpasar, Sabtu (13/4/2019). Distribusi logistik pemilu ini untuk kebutuhan TPS di wilayah Kecamatan Denpasar Utara, dengan lima jenis kotak suara dan kelengkapannya untuk Pilpres, DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten Kota. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Dugaan pelanggaran saat masa tenang Pemilu 2019 terjadi di beberapa daerah di Provinsi Bali.

KPU Bali pun bertindak tegas dengan langsung memecat oknum anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Denpasar yang membagi-bagikan formulir C-6 dan stiker calon legislatif (caleg). 

Komisioner Bawaslu Bali Divisi Penanganan Pelanggaran, Wayan Wirka menyebutkan, kasus anggota KPPS yang diduga melanggar itu terjadi di Banjar Robokan, Desa Padang Sambian Kaja, Kecamatan Denpasar Barat.

Pelaku berinisial MB membagikan formulir undangan memilih atau C-6 serta kartu nama caleg dari partai tertentu.

"Itu ada KPPS di Denpasar Barat, Desa Padang Sambian Kaja," kata Wayan Wirka, Senin (15/4) sore.

Mantan Ketua Panwaslu Tabanan ini mengaku pihaknya sedang membuat kajian rekomendasi kepada KPU Kota Denpasar terkait dugaan pelanggaran ini.

"Itu sudah kita tangani, sudah kita buat kajiannya,” akunya.

Tidak hanya di Denpasar, dugaan pelanggaran serupa terjadi di Desa Madenan, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng.

"Ini baru informasi ya. Kita belum dapat laporannya. Di Desa Madenan, Kecamatan Tejakula  itu juga ada seperti itu, sedang kita telusuri kebenarannya,” paparnya.

Komisioner Bawaslu Kota Denpasar Divisi Penanganan Pelanggaran, Achmad Baidhowi membenarkan tindakan oknum anggota KPPS di Kecamatan Denpasar Barat.

Halaman
12
Penulis: Ragil Armando
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved