Kronologi Laka Maut di Tabanan, Made Bayu Tabrak Truk & Tewas di Tempat Kejadian

I Gede Made Indra Bayu (40) tewas di tempat setelah mengalami kecelakaan di Jalan Denpasar-Gilimanuk Bypass Ir Soekarno,

Kronologi Laka Maut di Tabanan, Made Bayu Tabrak Truk & Tewas di Tempat Kejadian
dok/ist/Tribun Bali
Korban I Gede Made Indra Bayu (40) tewas di tempat setelah mengalami kecelakaan di Jalan Jurusan Denpasar - Gilimanuk By Pas Ir. Soekarno, Banjar Sanggulan, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Tabanan pada Senin (15/4/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - I Gede Made Indra Bayu (40) tewas di tempat setelah mengalami kecelakaan di Jalan Denpasar-Gilimanuk Bypass Ir Soekarno, Banjar Sanggulan, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Tabanan, Senin (15/4).

Peristiwa ini terjadi pukul 02.00 Wita.

Bayu tewas setelah menabrak bagian belakang truk. Namun identitas pemilik maupun sopir truk masih belum diketahui oleh polisi.

Sementara dugaannya, sopir kabur setelah kejadian tersebut.

Baca: Wanita Ini Tipu 4 Pria di Buleleng Pakai Akun Palsu FB & Foto Perempuan Cantik, Terpaksa Demi Ini

Kejadian bermula saat korban datang dari arah barat menuju timur.

Setibanya di lokasi, pria asal Banjar/Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Tabanan ini diduga tidak melihat truk parkir tersebut.

Ia menabrak bagian belakang truk yang parkir menggunakan badan jalan. 

Korban pun tewas di tempat. Sementara truk yang belum diketahui identitas pengemudinya tersebut saat itu kabur menuju arah timur.

“Pengendara tewas di tempat setelah tabrak bagian belakang truk,” ungkap Kasatlantas Polres Tabanan, AKP Ida Ayu Made Kalpika Sari.

Kalpika menuturkan, dari hasil olah tempat kejadian pekara, pengendara memang menabrak truk bagian belakang yang sedang parkir.

Baca: Dipergoki Istri Pemilik Rumah, Made Parta Berhasil Gasak Uang Jutaan & Emas Lalu Kabur, Namun Apes

Namun truk seta identitasnya masih belum diketahui karena sudah tidak ada di lokasi kejadian.

"Nah apakah pengemudi truk ini tidak tahu ditabrak motor, ini yang masih kami selidiki dan sopir truk juga dalam pencarian," jelasnya.

Selain itu, kata dia, pengendara ini justru tak mengenakan helm.

Kemudian dugaan lainnya berdasarkan dari informasi saksi di lokasi adalah pengendara ini berkendara dalam kondisi terpengaruh alkohol.

"Ada dugaan dia (pengendara) sedang terpengaruh alkohol karena saksi di TKP juga menyebutkan ia usai minum. Tapi masih belum pasti karena akan cek dulu ke rumah sakit dari hasil visumnya," tandasnya. (*)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved