Porsenijar Denpasar 2019

Tim SMAN 2 Denpasar Juarai Porsenijar Denpasar 2019 Cabor Sepakbola, Kalahkan SMAN 6 Denpasar

Tim Sepak bola SMA Negeri 2 Denpasar juara di Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Porsenijar) Denpasar 2019 tingkat SMA/SMK.

Tim SMAN 2 Denpasar Juarai Porsenijar Denpasar 2019 Cabor Sepakbola, Kalahkan SMAN 6 Denpasar
Tribun Bali/Dewi Adi Damayanti
Para pemain saat pertandingan SMAN 2 Denpasar melawan SMAN 6 Denpasar di GOR Ngurah Rai, Denpasar, Minggu (14/4/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tim Sepak bola SMA Negeri 2 Denpasar juara di Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Porsenijar) Denpasar 2019 tingkat SMA/SMK.

Pertandingan final yang digelar di Stadion Ngurah Rai, Denpasar, Minggu (14/4/2019) kemarin tampak sengit.

Babak pertama tim SMAN 6 Denpasar gencar menyerang tim SMAN 2 Denpasar.

Namun serangan demi serangan tak berhasil menembus pertahanan tim SMAN 2 Denpasar. Babak pertama berakhir dengan skor 0-0. Bahkan hingga babak kedua berakhir skor 0-0 tidak berubah.

Adu penalti dilaksanakan untuk menentukan juara Porsenijar Denpasar 2019 tingkat SMA/SMK.

Pada adu penalti tersebut pemain SMAN 2 Denpasar berhasil menciptakan 4 gol lewat tendangan yang dilakukan Rossi, Teddy, Azwar, dan Alvian.

Sedangkan SMAN 6 Denpasar berhasil mencetak 2 gol dari Dewa dan Febri sehingga skor berakhir dengan skor 4-2.

Pelatih SMAN 2 Denpasar, Mamak Abdullah mengaku senang dan bersyukur atas prestasi tim asuhannya. Ia merasa pertandingan final Porsenijar Denpasar 2019 tersebut berlangsung seimbang.

“Sebagai pelatih tentu saya senang,” ucapnya saat ditemui Tribun Bali di Stadion Ngurah Rai, Denpasar, Minggu (14/4/2019).

Ia mengatakan, masih banyak kekurangan yang ingin diperbaiki dari tim asuhannya. Seperti cedera yang dialami beberapa pemainnya. Ia menyatakan siap menghadapi tim yang bakal menjadi lawan di Porsenijar Bali 2019.

Abdullah juga mengatakan, baginya tidak ada lawan yang berat saat Porsenijar Bali 2019 nanti. Ia pun memandang semua lawan sama.

“Tidak ada lawan berat bagi saya, semua sama, sudah mempersiapkan, sudah berani dia keluar berarti sama,” katanya.

Pelatih SMAN 6 Denpasar, Septian Rivani Kendall (30) merasa babak final berlangsung sengit dan seimbang.

“Pertandingannya benar-benar sengit antara SMAN 2 Denpasar sama SMAN 6 Denpasar, benar-benar seimbang. Hanya kami apes di penalti,” ucapnya.

Septian mengatakan, timnya akan mencoba dan berusaha lebih baik lagi di Porsenijar Denpasar 2020. Ia juga berharap tahun depan tim SMAN 6 Denpasar dapat menjadi juara.(*)

Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi
Editor: Alfonsius Alfianus Nggubhu
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved