Pemilu 2019

CATATAN Bawaslu Bali di Hari Pencoblosan, TPS Buka Jam 9, Money Politic hingga Ricuh di TPS 21 Kuta

Beberapa masalah muncul dalam pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2019 di Bali, Rabu (17/4/2019).

CATATAN Bawaslu Bali di Hari Pencoblosan, TPS Buka Jam 9, Money Politic hingga Ricuh di TPS 21 Kuta
TRIBUNNEWS/WARKOT/IRWAN/ALEX/ANGGA/JEPRIMA
Kolase foto searah jarum jam, capres nomor urut 01 Joko Widodo mencoblos di TPS 008 Gambir, Jakpus, capres nomor urut 02 Prabowo Subianto di TPS 41, Kabupaten Bogor, cawapres nomor urut 01 Maruf Amin di TPS 051 Koja, Jakarta Utara, dan cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno di TPS 002 Kebayoran Baru, Jaksel, pada hari pencoblosan serentak Pemilu dan Pilpres 2019, Rabu (17/4/2019). 

CATATAN Bawaslu di Hari Pencoblosan, TPS Buka Jam 9, Money Politic hingga Ricuh di TPS 21 Kuta

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Beberapa masalah muncul dalam pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2019 di Bali, Rabu (17/4/2019).

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Bali mendapat laporan adanya praktek money politic (politik uang) di Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, Buleleng.

Namun Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bali, Ni Ketut Ariyani enggan menjelaskan lebih jauh soal dugaan pelanggaran tersebut, termasuk siapa pelakunya karena masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut.

“Money politic sedang ditindak lanjuti oleh Bawaslu Kabupaten Buleleng. Sekarang masih sedang berproses di Desa Sudaji, Kecamatan Sawan Buleleng,” kata Ariyani saat dihubungi melalui sambungan seluler, Rabu (17/4/2019).

Baca: Prabowo-Sandi Panen Dukungan di Kampung Bugis Serangan Denpasar

Baca: Ketatnya Perolehan Suara di TPS para Capres dan Cawapres, Ini Perhitungannya

Selain itu, lanjut Ariyani, ada juga pelanggaran yang dilaporkan ke Bawaslu Khususnya menyangkut persiapan pemungutan suara.

Karena ada TPS atau tempat pemungutan suara yang baru dibuka pada pukul 08.00 Wita di Kecamatan Sawan dan Kecamatan Buleleng.

Lebih rinci ia menyebut situasi itu terjadi pada tiga TPS di Kelurahan Banyuning, Buleleng tepatnya di TPS 22, 23, dan 24.

Menurutnya, ketiga TPS itu terlambat dibuka karena faktor kesiapan logistik.

Logistik untuk ketiga TPS itu baru tiba di TPS dan selanjutnya baru didistribusikan pada hari H pencoblosan pukul 06.00 Wita.

Halaman
12
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved