Jangan Buru-buru Menikah Meski Saling Cinta, Pertimbangkan Beberapa Alasan Ini

Salah satu hal yang paling membahagiakan di dunia ini adalah saat kita berhasil bersanding dengan orang yang kita sayangi

Jangan Buru-buru Menikah Meski Saling Cinta, Pertimbangkan Beberapa Alasan Ini
Shutterstock via KOMPAS.com
Ilustrasi pasangan suami istri. Jangan Buru-buru Menikah Meski Saling Cinta, Pertimbangkan Beberapa Alasan Ini 

TRIBUN-BALI.COM - Salah satu hal yang paling membahagiakan di dunia ini adalah saat kita berhasil bersanding dengan orang yang kita sayangi.

Namun, dalam sebuah hubungan tetap diperlukan proses pengenalan lebih dalam.

Kita sebaiknya tidak terlalu buru-buru mengambil langkah meski kita dan pasangan sama-sama saling mencintai.

Dibutuhkan persiapan matang sebelum akhirnya kita dan pasangan siap untuk menjalani komitmen sehidup semati.

Lalu, kapan waktu yang tepat untuk melakukannya?

Menurut ahli terapi hubungan Susan Edelman, ada banyak alasan yang membuat seseorang tergesa-gesa dalam percintaan.

Ketika kita jatuh cinta, kata Edelman, otak kita melepaskan zat kimia yang membuat kita gembira seperti dopamin dan oksitosin.

Zat kimia tersebut membuat tubuh mengalami sensasi menyenangkan dan merasa bahagia setiap kali melihat pasangan.

Ini benar-benar reaksi biologis yang membuat kita merasa bahagia.

Jadi, kita tidak boleh menyalahkan diri sendiri karena merasa ingin menghabiskan semua waktu dengan orang yang kita sukai.

Halaman
1234
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved