Tekad Petinju Bali Mariano Wonda Lolos PON Papua 2020, Mariano: Harus Lebih Genjot Semangat

Mariano pun bakal bertanding di kelas 46 kg. Ia pun mengaku bangga dan senang bisa mewakili Bali nanti.

Tekad Petinju Bali Mariano Wonda Lolos PON Papua 2020, Mariano: Harus Lebih Genjot Semangat
Tribun Bali/Dewi Adi Damayanti
Mariano Wonda 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Petinju Bali, Krispinus Mariano Wonda akan mengikuti Pra PON 2019 di Ternate, Maluku Utara pada 15 September 2019.

Mariano pun bakal bertanding di kelas 46 kg. Ia pun mengaku bangga dan senang bisa mewakili Bali nanti.

“Saya belum pernah ikut Pra PON, saya senang sekali. Bangga bisa mewakili Bali,” katanya saat ditemui Tribun Bali di Lapangan Niti Mandala, Renon, Denpasar, Selasa (16/4/2019).

Persiapan telah dilakukan Mariano dengan para petinju Bali lainnya. Latihan dua kali sehari dan terkadang ditambah latihan sendiri.

Dengan persiapan tersebut ia merasa tidak gugup pada Pra PON 2019 nanti. Ia pun yakin bisa tampil terbaik.

Petinju yang pernah meraih medali emas di Porprov Bali 2017 ini mengatakan, saat ini ia masih memiliki kekurangan. Di antaranya kecepataan atau speed maupun power.

“Kalau fisik menurut saya tidak diragukan, sudah jauh-jauh hari persiapan,” katanya.

Mariano sudah beberapa kali mengikuti kejuaraan tinju di luar Bali. Ia pun bahkan berhasil menorehkan prestasi.

Di antaranya medali perak di kelas layang ringan 46 kg pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tinju di Lampung Desember 2018 lalu.

Pengalaman tersebut membuat dirinya merasa memiliki gambaran Pra PON 2019 nanti. Mariano pun bertekad lolos pada PON 2020.

“Semangat saya harus lebih saya genjot lagi, harus lebih saya tambah lagi. Tekad bisa lolos ke PON 2020,” ucapnya.

Petinju kelahiran 7 Oktober 1998 ini tetap mewaspadai semua lawan yang akan dihadapinya.

Namun, ia merasa lawan atau saingan terberat baginya atlet dari Manado, Sulawesi Utara yang pernah menjadi lawannya saat final di Kejurnas Tinju di Lampung Desember 2018 lalu.

“NTT juga sulit tapi saya belum pernah bertemu. Kemarin saya kalah dari dia (petinju Manado) mungkin karena saya kalah cepat, speed. Saya kemarin tanding sudah bagus, fisiknya bagus, hanya kalah di speed,  makanya saya mau cari speed lagi sama power,” tandas Mariano.(*)

Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi
Editor: Alfonsius Alfianus Nggubhu
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved