Kebakaran Pura Kawitan Pasek Gelgel, 7 Palinggih Rusak & Kerugian Ditaksir Capai Rp 150 Juta

Seorang warga setempat, Made Mudia (63) mengatakan, kebakaran dipicu dari api yang berasal dari pembakaran di areal tegalan

Kebakaran Pura Kawitan Pasek Gelgel, 7 Palinggih Rusak & Kerugian Ditaksir Capai Rp 150 Juta
Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Sejumlah petugas melakukan penanganan di Pura Kawitan Pasek Gelgel yang mengalami kebakaran di Banjar Tanah Pegat, Desa Gubug, Tabanan, Kamis (18/4/2019). 

TTRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Pura Kawitan Pasek Gelgel di Banjar Tanah Pegat, Desa Gubug, Tabanan, mengalami kebakaran hebat, Kamis (18/4/2019).

Setidaknya ada tujuh palinggih yang beratapkan ijuk mengalami kerusakan.

Seorang warga setempat, Made Mudia (63) mengatakan, kebakaran dipicu dari api yang berasal dari pembakaran di areal tegalan oleh seseorang.

Sebab, terbangan api kecil tersebut kemudian hinggap di atap yang terbuat dari ijuk.

Baca: Kenapa Flashdisk Tiba-tiba Rusak? Kebiasaan Ini Bisa Jadi Penyebabnya

Baca: Curhat Pilu Hilda Vitria Yang Terus Dicibir, Kehilangan Pekerjaan Hingga Putus Dari Billy Syahputra

Yang pertama terbakar adalah palinggih tumpang telu yang terletak di bagian utara areal pura.

"Karena anginnya kencang, api langsung cepat membesar di ijuk tersebut," kata pria yang akrab disapa Mangku Puspa ini.

Ia melanjutkan, tak lama dari peristiwa, sekitar 15 menit kemudian petugas dari pemadam kebakaran datang untuk melakukan penanganan.

Baca: Tahukah Kamu Jika Infused Water Tak Selalu Baik? Ini Penjelasannya

Baca: Panglima TNI & Kapolri Akan Tindak Tegas Upaya Mengganggu Ketertiban Masyarakat

Pemadaman pun berlangsung sekitar dua jam lamanya, karena api membakar ijuk dan angin kencang petugas sedikit kesulitan melakukan penanganan.

"Tadi lumayan susah juga pemadamannya, karena ijuk yang terbakar ditambah dengan angin yang kencang menyulitkan penanganan. Karena air susah sekali masuk ke dalam ijuk, sehingga atap-atap tersebut kemudian dirobohkan," tandasnya.

Akibat kejadian tersebut, kata dia, kerugian yang dialami sekitar Rp 150 Juta.(*)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved