Dewan Tegaskan Pembangunan Danau Buatan Harus Tahun 2019, Persoalan Meluapnya Air Danau Batur

Pasalnya tak hanya lahan pertanian saja, luapan air Danau Batur juga berdampak pada terendamnya ruas jalan raya hingga pemukiman penduduk

Dewan Tegaskan Pembangunan Danau Buatan Harus Tahun 2019, Persoalan Meluapnya Air Danau Batur
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Meluap - Kondisi luapan air Danau Batur yang merendam lahan pertanian warga dan jalan di depan Pura Danu Kuning Desa Pakraman Buahan. Jumat (19/4/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Meluapnya air Danau Batur sejak beberapa bulan lalu, tentunya menjadi persoalan tersendiri bagi warga di tiga desa sekitar.

Pasalnya tak hanya lahan pertanian saja, luapan air Danau Batur juga berdampak pada terendamnya ruas jalan raya hingga pemukiman penduduk.

Perbekel Desa Abang Batudinding, I Made Diksa, Jumat (19/4/2019), meyakini luapan air Danau Batur ini kian parah jika dibandingkan luapan sebelumnya.

Dikatakan, untuk luapan yang nampak di jalan, hingga kini sudah mencapai 30 sentimeter.

"Itu yang di jalan jaraknya cenderung jauh. Sedangkan yang berbatasan langsung dengan bibir danau sudah mencapai satu meter. Contohnya tembok penyengker di belakang rumah saya," katanya.

Meski peluapan air Danau Batur bukan merupakan kejadian baru, nampaknya hal ini cukup sulit untuk dicari solusinya.

Diksa sendiri mengaku pihaknya bersama dua perbekel desa lain, yakni Desa Buahan dan Terunyan sama-sama mengharapkan agar wacana danau buatan segera direalisasi.

Di lain sisi, pihaknya juga mengharapkan agar pihak dewan selaku wakil rakyat menyempatkan diri ke lokasi, sehingga mengetahui secara langsung bagaimana luapan Danau Batur saat ini.

Baca: Jangan Menjabat Tangan Lama-Lama karena DNA Bisa Berpindah dengan Cara Ini

Baca: Umat Katolik Khusyuk Jalankan Ibadat Jumat Agung di Gereja Katedral Denpasar

"Selama ini, DPR turun menyasar kepada kelompok, belum pernah menyasar masyarakat secara umum mengenai permasalahan apa yang ada di banjar atau di desa. Harapan kami, bilamana nantinya para wakil rakyat baru sudah resmi terpilih, persoalan-persoalan yang terjadi ini bisa menjadi sumber pemikiran bersama," ungkapnya.

Sementara salah satu anggota DPRD Bangli, I Nyoman Basma mengaku sudah dua kali turun ke lokasi bersama dengan anggota dewan lainnya.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved